Ketua Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Maluku Barat Daya atau MBD, Thomas Wakano, mengatakan, pihaknya telah mengamankan sedikitnya 986 lembar surat pemilih yang akan digunakan untuk pemilihan bupati dan wakil bupati setempat pada Sabtu, 20 November. "Setelah kami hitung untuk menyesuaikan dengan jumlah daftar pemilih ternyata ada selisih lebih sebanyak 986 lembar surat suara. Seluruh surat suara tersebut sudah diamankan di Polsek Kecamatan Pulau Pulau Terselatan," kata Thomas Wakano, saat dihubungi ANTARA via telepon seluler dari Ambon, Kamis. Wakano mensinyalir kelebihan itu akibat kesalahan penjumlahan pada saat proses pencetakan. "Itu semata-mata karena kesalahan penjumlahan. Yang terpenting sekarang seluruh kelebihan itu sudah diamankan,"ujarnya. Wakano mengatakan, seluruh logistik pilkada telah disalurkan sejak tanggal 17 November. Diharapkan pada H-1 atau tanggal 19 November , seluruh logistik sudah di terima disemua TPS pada delapan Kecamatan di Kabupaten tersebuT. "Memang dalam pendistribusian kami terkendala dengan transportasi. Tetapi saya optimistis seluruh logistik sudah sampai di TPS tepat pada waktunya," ujarnya. Wakano mengakui, di beberapa TPS terjadi kelebihan surat suara melebihi jumlah pemilih, namun demikian kelebihan tersebut telah di amankan oleh petugas kepolsian dan KPPS setemat. "Di Wetar ada kelebihan 63 lembar, di Babar satu lembar. Kami sudah menginstruksikan Panwas Kecamatan untuk mengecek jangan sampai ada kelebihan surat suara di TPS yang,"katanya. Sedangkan untuk pelanggran selama kampanye yang berlangusng sejak tanggal 3 hingga 16 November, Wakano mengaku terjadi pelanggaran baik yang dilakukan oleh simpasian , tim sukses maupun calon kandidat Bupati. "Panwas Kecamatan sedang mengevaluasi berbagai pelanggaran tersebut. Apabila tingkat pelanggaranya dianggap berat maka Panwas Kabupaten akan meproses sesuai hukum," katanya. Pemilihan Kepala Daerah Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten delapan pasang calon masing-masing pasangan Arnolis Laipeny-Simon Maahury yang diusung Partai Golkar; Melkias Frans-Jahya Oraplean (Partai Demokrat, PPRN dan Pakar Pangan). Selain itu,  Jacob Patty-Anos Jeremias (13 parpol non-kursi di DPRD MBD), Barnabas Orno-Johanes Letelay (PNI Marhaens dan PKP Indonesia); Hematang Septinus-Rosias Kabalmay (Partai Gerindra, Partai Patriot dan PDP); Karel Yakobus-George Letelay (calon independen); Jafet Damamain-Benjamin Noach (PDIP) dan Oni Rumihin-Marselina Matruty (PKNU dan PDS).


:

COPYRIGHT © ANTARA 2026