Pesawat Garuda Indonesia hari ini, Senin (23/11) resmi kembali melayani penerbangan dari dan ke Ambon, ditandai penerbangan pertama dari bandara internasional Soekarno-Hatta menuju bandara internasional Pattimura, sekitar pukul 10.00 WIB. Kepala Pemasaran Garuda Indonesia Cabang Ambon, Nazrudin, kepada ANTARA di Ambon, mengatakan penerbangan ke bandara Pattimur kembali diaktifkan dan pesawat Boeing 737-800 Garuda dengan 165 penumpang mengawalinya tadi pagi. "Penumpang penuh dengan transit di bandara internasional  Hasanuddin, Makassar (Sulsel) karena sebagian besar adalah jemaah haji. Sedangkan yang melanjutkan penerbangan ke Ambon sebanyak 60 orang," katanya. Penerbangan Garuda ke Ambon dihentikan sementara sejak 15 November 2010 karena alasan operasional dari kantor pusat. Nazrudin juga mengungkapkan, penumpang dari Ambon ke Jakarta dengan transit di Makassar tadi pagi terdaftar 113 orang, dan kemungkinan bertambah karena pesawat dijadwalkan mengudara sore hari pukul 17.00 WIT. "Kami tetap berusaha memberikan pelayanan prima kepada pengguna jasa penerbangan berkelas empat ini, setelah Garuda kembali melayani penerbangan ke Ambon pada 3 Juni lalu (2010)," katanya. Ia menambahkan, pelayanan Garuda ke Ambon juga dalam rangka mendukung pengembangan pariwisata Ibu Kota Maluku itu. "Kami memasukkan foto dan dat dalam inflight magazine yang disediakan dalam pesawat ke mancanegara," katanya. Promosi pesona wisata Ambon pertama kali dimuat dalam majalah Garuda edisi Juni 2010, dimana pada halaman muka menampilkan pesona wisata bahari berjudul "Oh, Indahnya Ambon Manise" (Oh the beauty of Ambon Manise). "Majalah tersebut diterbitkan dalam bahasa Indonesia dan Inggris agar memudahkan warga negara asing mengetahui pesona wisata Ambon yang terkenal Maju - Aman - Nyaman - Indah - Sejuk - Elok (Manise), yang didukung keramahtamahan warganya sebagai cerminan kehidupan orang timur, kata Nazrudin. Foto dan data wisata bahari yang dimuat antara lain tentang Morea (belut bertelinga) yang suka makan telur di Desa Waai, Benteng Amsterdam gereja dan mesjid tua di Desa Hila, dan Rujak Suli khas Pantai Natsepa, Swissbel Hotel dan Aston Hotel.


:

COPYRIGHT © ANTARA 2026