Bupati Maluku Tenggara M Thaher Hanubun mengakui tugas pasukan pengibar bendera  (paskibra) semakin berat dan tindak ringan, terutama saat perayaan HUT ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2021.

"Tugas Paskibra sangat berat, karena harus mengibarkan Merah-Putih saat peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan. Tugas ini gampang-gampang susah dan tidak semua orang bisa melakukannya," kata Bupati saat mengukuhkan 34 anggota paskibra setempat di Langgur, Senin.

Dia menyatakan, 34 anggota Paskibra yang akan bertugas mengibarkan bendera saat peringatan Detik-Detik Proklamasi pada Selasa (17/8), sebagai pahlawan masa kini.

"Tanggung jawab yang kalian emban tidak ringan, karena dipercaya mewakili seluruh masyarakat di Kepulauan Kei. Cita-cita 76 tahun Kemerdekaan bangsa yakni merdeka dari segala bentuk penindasan dan penjajahan, berdaulat untuk menentukan nasib sendiri harus terus digelorakan," ujar Thaher.

Dia menegaskan, perjuangan mewujudkan kemerdekaan saat ini menjadi momentum penting dan berharga, terutama bagi generasi muda sebagai generasi penerus perjuangan bangsa dalam mewujudkan nilai-nilai kejuangan dalam segenap kehidupan bernegara.

Bupati juga mengapresiasi ketekunan dan kedisplinan seluruh anggota Paskibra selama menjalani latihan dan persiapan selama sebulan terakhir.

"Menjadi anggota Paskibra adalah kebanggaan secara pribadi, keluarga dan masyarakat. Banyak yang berkeinginan untuk mengemban tugas negara ini, namun tidak semua memiliki kesempatan ini," demikian Bupati Taher.

Pewarta: Jimmy Ayal

Editor : Lexy Sariwating


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2021