Bupati Maluku Tenggara, M Thaher Hanubun dalam sambutannya pada pembukaan Musyawarah Pimpinan Paripurna (MPP) Ke-33 Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM), Minggu (24/10/2021), berharap AMGPM semakin tumbuh sebagai sebuah Komunitas Cinta Kasih.

Hal ini untuk menjaga ajaran iman dan persaudaraan sejati serta menjadi pelopor solidaritas inter dan antar umat beragama di Maluku maupun dimanapun AMGPM berkarya, jelas Thaher dalam siaran pers yang diterima Antara, Senin.

Penyelenggaraan Musyawarah Pimpinan Paripurna (MPP) Ke-33 Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku Tahun 2021 terselenggara di Ohoifau – Kecamatan Kei Besar Utara Timur, Kabupaten Maluku Tenggara yang dibuka langsung Ketua MPH Sinode Gereja Protestan Maluku Pendeta Elifas Tomix Maspaitella.

Turut Hadir dalam acara tersebut, Wakil Gubernur, Barnabas Orno, Anggota DPR RI, Komarudin Watubun, Mercy Barens dan Hendrik Lewerissa, Wakil Bupati Maluku Tenggara Petrud Beruatwarin, Anggota DPRD Privinsi Benhur Watubun, Amir Rumra, Saudah Tuankotta), Wakil Ketua DPRD Maluku Tenggara Bosko Rahawarin, dan juga seluruh pengurus AMGPM Maluku-Maluku Utara.

Kata Thaher, moment ini menjadi sebuah kehormatan besar bagi Pemda maupun seluruh masyarakat Malra karena diberi kesempatan untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan MPP AMGPM tahun 2021.


Baca juga: Perindo Maluku Anugerahi Bupati Thaher Bapak Toleransi

"Ini menjadi suka cita besar dan kebanggan bagi kami seluruh masyarakat evav, karena di Ohoi ini, berkumpul sekian banyak kader-kader muda dan pribadi-pribadi hebat GPM dari seluruh wilayah pelayanan GPM di Provinsi Maluku dan Maluku Utara," ujar Thaher.

Thaher dikesempatan itu juga mengurai, fokus Pemda tahun 2018-2023 difokuskan untuk membangun Pulau Kei Besar, ditunjukan dengan penetapan Pulau Kei Besar sebagai wilayah perbatasan Negara, pulau kecil terluar dan Kawasan Strategis Nasional Tertentu (KSNT), serta penetapan 4 Kecamatan di Pulau Kei Besar sebagai Lokasi Prioritas (LOKPRI).

Khusus untuk jalan dan jembatan, sesuai amanat Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2020, ditetapkan pembangunan Jalan Trans Pulau Kei Besar sebagai Major Project RPJMN 2020-2024 sepanjang 101,6 Km, dimana sampai 
dengan tahun 2021, baru terealisasi sebesar 10,28 persen.

Kesempatan ini, saya titipkan pembangunan infrastruktur wilayah, dan khususnya pembangunan jalan trans Pulau Kei Besar, kepada Anggota DPRD Provinsi maupun DPRD Kabupaten, serta kepada Anggota DPR RI yang 
berkesempatan hadir, pinta Thaher.

Thaher menambahkan, dalam hal pembinaan umat, pemerintah daerah terus berupaya mendorong peningkatan SDM salah satunya melalui pembinaan lembaga keagamaan melalui fasilitasi penyediaan sarana dan prasarana keagamaan, bantuan hibah sarana ibadah serta penguatan kelembagaan dan organisasi. 

Untuk fasilitasi keagamaan, rinci Thaher  pada periode 2019 sampai 2021, Pemda memberikan bantuan keagamaan kepada Gereja Protestan Maluku, tahun 2019 Rp3,73 milyar, tahun 2020 Rp4,17 dan tahun 2021 Rp7,18 milyar, termasuk dalam periode ini juga pada tahun 2020 mulai dibangun Gedung Pesparawi dengan anggaran Rp8.050 milyar untuk pembiayaan multiyears yang rencananya diresmikan akhir tahun ini.

Baca juga: Pangdam XVI/Pattimura ajak personel hormati kebebasan beragama, tingkatkan toleransi

Pewarta: Siprianus Yanyaan

Editor : Febrianto Budi Anggoro


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2021