Prajurit penerangan dalam menjalankan tugas-tugasnya yang sangat dinamis dituntut memiliki inovasi dan kreativitas tinggi. Pernyataan itu disampaikan Kadispen Angkatan Darat, Brigjen TNI Wiryanto NK, dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kapendam XVI/Pattimura, Letkol Inf Gigi Giovani pada HUT penerangan TNI-AD 2010, di Ambon, Kamis. "Pimpinan Angkatan Darat menaruh harapan besar terhadap keberadaan satuan penerangan untuk terlibat langsung dalam upaya membangun citra TNI-AD melalui peranannya sebagai ujung tombak penyampai informasi," katanya. Pemanfaatan teknologi informasi yang semakin maju sebagai sarana layanan informasi guna mendukung penyelenggaraan berbabagi program yang diagendakan dirasakan semakin penting, sehingga tidak dapat dikesampingkan oleh Tentara Nasional Indonesia. "Kita tidak bisa mengesampingkan keberadaannya, karena teknologi informasi merupakan sarana paling efektif mensosialisasikan berbagai kebijakan dan memperoleh masukan di berbagai bidang," katanya. Pemanfaatan teknologi informasi bagi satuan-satuan penerangan, merupakan suatu keharusan dalam mendukung kelancaran pelaksanaan tugasnya ke depan. Menurut dia, trend perkembangan teknologi, komunikasi dan informasi yang terjadi saat ini untuk masa datang diprediksi akan semakin menguasai kehidupan manusia. Dalam era modernisasi sekarang ini, perkembangan yang terjadi di segala bidang kehidupan berlangsung secara cepat dan dinamis sesuai tuntutan dan kebutuhan masyarakat. Kondisi ini terjadi akibat perkembangan lingkungan strategis, baik regional maupun global yang didukung kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang begitu pesat, khususnya teknologi elektronika, komunikasi dan informasi. "Menyikapi kondisi itu, saya berharap seluruh jajaran penerangan Angkatan Darat selalu mengikuti perkembangan teknologi tersebut dan meningkatkan kualitas diri dengan pengetahuan yang memadai sehingga tidak terbawa oleh derasnya arus informasi," katanya.

Pewarta:

Editor :


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2011