Dinas lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) Kota Ambon mendata volume sampah sebanyak 220 ton per hari, dan dengan jumlah penduduk Ambon kini sebanyak 396.717 jiwa, maka setiap orang menghasilkan rata-rata 0,4 kilogram (Kg) sampah setiap harinya.

"Dari jumlah tersebut estimasi satu jiwa menghasilkan 0,4 Kg sampah setiap hari, sedangkan kemampuan daya angkut Pemkot hanya 160 ton per hari," kata Kepala DLHP Kota Ambon, Alfredo Hehamahua, di Ambon, Kamis.

Ia mengatakan, masalah sampah telah menjadi permasalahan global, regional, juga lokal, tak terkecuali di Kota Ambon, Provinsi Maluku.

Baca juga: Pencemaran dari mikroplastik jadi ancaman nyata kesehatan global, cemari laut hingga ke ikan

Volume sampah semakin meningkat, sedangkan armada pengangkut sampah yang dimiliki oleh DLHP tidak dapat mengatasi sampah di seluruh kota tersebut.

"Dengan keterbatasan itu, maka sampah menjadi masalah besar bagi Kota Ambon. Terbukti tumpukan sampah masih ada di seluruh sudut kota dan sulit diselesaikan dalam waktu singkat,” ujarnya.

Hal itu turut diperparah dengan tingkat kesadaran warga yang masih rendah dalam membuang sampah pada tempatnya, untuk mau membuang sesuai waktu yang ditentukan, bahkan memilah sampah dari rumah masing–masing.

"Apalagi armada pengangkut sampah yang kita miliki sudah tua, tidak mampu lagi menyesuaikan dengan kondisi jalan. Jika demikian, maka pengelolaan sampah tidak boleh lagi dilakukan dengan cara konvensional, tapi dengan cara yang lebih modern seperti yang dilakukan di kota maju lainnya,” katanya. 

Baca juga: Pemkot Ternate bangun trans depo untuk atasi masalah sampah, jangan dikorupsi

Saat ini, armada sampah yang dimiliki Pemkot Ambon, yakni truk sampah sebanyak 24 unit, amrol tujuh unit dan mobil pickup lima unit.

Armada sampah ini melayani lima kecamatan di Kota Ambon, ditunjang petugas sampah sebanyak 862 tenaga, termasuk penyapu jalan dan petugas taman.

"Pemkot Ambon dalam penanganan masalah sampah tidak dapat berjalan sendiri, sehingga membutuhkan dukungan dari masyarakat dan stakeholder lainnya dalam upaya pengelolaan sampah ini,” tandas Hehamahua.

Baca juga: DLH antisipasi sampah di kawasan perairan Ternate, begini penjelasannya

Pewarta: Penina Fiolana Mayaut

Editor : Febrianto Budi Anggoro


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2022