Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ternate, Maluku Utara (Malut) menyatakan, dua nelayan asal Desa Sangowo Kabupaten Pulau Morotai yang sempat hilang saat melaut sejak Kamis (13/7), ditemukan dalam kondisi selamat.

Kepala Basarnas Ternate Fathur Rahman dihubungi, Ahad menjelaskan kedua orang korban Taufik Sau (36) dan Indra Ibrahim (23) dinyatakan hilang selama dua hari itu dilaporkan pergi memancing menggunakan longboat di Perairan Desa Bido, Pulau Morotai.

Berdasarkan laporan keluarga, Tim Rescue Unit Siaga SAR Morotai tiba di Lokasi dan melaksanakan pencarian di sekitar LKP dan pada Sabtu (15/7/2023) hari ini dilaporkan telah menemukan keduanya dalam kondisi selamat.

Fathur Rahman menyatakan, dalam pencarian itu, Tim Tim Rescue Unit Siaga SAR menerima informasi dari pelapor bahwa korban ketika dinyatakan hilang ternyata berlindung di Desa Lolasita sejak Jumat malam karena kondisi cuaca yang kurang baik.

Kemudian korban kembali ke Pulau Morotai dan tiba di desa Sangowo pulau Morotai pada Jumat sore. Tim Rescue bergerak menuju desa sangowo untuk memastikan keberadaan korban.

Untuk memastikan keselamatan kedua nelayan itu, Tim Rescue menuju kediaman korban dan benar korban telah berada di kediamannya dalam keadaan selamat. selanjutnya Tim SAR Gabungan melaksanakan debrifing dan operasi sar ditutup.

Sebelumnya, sesuai laporan, pada tanggal 13 Juli 2023, pukul 04.00 WIT, kedua orang korban pergi memancing menggunakan longboat di perairan Desa Bido, Pulau Morotai, namun sampai dengan saat ini korban belum juga kembali. Pihak keluarga kemudian menghubungi basarnas untuk meminta bantuan pencarian.

Bahkan, pihaknya menerjunkan personelnya untuk melakukan pencaharian terhadap dua orang nelayan dinyatakan hilang saat melaut di perairan Pulau Morotai.

Kronologis kejadian, sebelum keduanya ditemukan selamat, pada tanggal 13 Juli 2023, pukul 04.00 WIT, kedua orang korban pergi memancing menggunakan longboat di perairan Desa Bido, Pulau Morotai dan saat melaut, kedua korban menggunakan longboat berwarna biru-Kuning dengan panjang 4 meter menggunakan dua unit mesin tempel.
 

Pewarta: Abdul Fatah

Editor : Ikhwan Wahyudi


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2023