Ambon (ANTARA) - Tim SAR (pencarian dan pertolongan) gabungan bersama masyarakat mencari seorang nelayan Banda Neira, Kabupaten Maluku Tengah yang dilaporkan hilang di sekitar pesisir pantai Pulau Ai, pada Selasa, sekitar pukul 04.00 WIT.
"Korban diketahui bernama Sarimen Atija (65) dilaporkan hilang setelah selesai melaut bersama anaknya," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ambon, Maluku Muhamad Arafah di Ambon, Selasa.
Laporan kondisi membahayakan manusia ini diterima Pos SAR Banda pada hari ini, setelah masyarakat sekitar berupaya mencari korban namun tidak membuahkan hasil.
Menurut laporan yang diterima Pos SAR Banda dari Babinsa Pulai Ai, sekitar pukul 04.00 WIT diketahui dua orang nelayan (anak dan ayah) kembali setelah aktivitas melaut dan menepi di sekitar pesisir Pantai Pulau Ai.
"Sang anak diketahui turun ke darat dan pergi membawa hasil laut ke rumah, sementara korban tetap menunggu di perahu," ucapnya.
Namun setelah sang anak kembali ke pesisir pantai, ternyata korban sudah tidak berada di tempatnya menunggu. Peristiwa ini kemudian dilaporkan ke kampung dan masyarakat setempat sudah melakukan pencarian namun tidak menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Kemudian pada pukul 09.05 WIT, Tim SAR Gabungan dengan menggunakan RIB Pos SAR Banda dikerahkan menuju lokasi kejadian pada koordinat 4° 31' 4.52"S, 129° 46' 8.96"E, jarak kurang lebih 8,52 Nautical Mile dan Heading 272,12° arah Barat dari Pos SAR Banda.
"Meskipun belum diketahui penyebab hilangnya korban namun operasi SAR dilakukan dalam kondisi hujan ringan dengan kecepatan angin dari arah Timur Laut menuju Tenggara dengan kecepatan 4 hingga 17 knots dan tinggi gelombang rendah antara 0,5 - 1,25 meter," ujarnya.
