Ternate (Antara Maluku) - Pemerintah Kota Ternate, Maluku Utara meminta Komisi VIII DPR-RI mendukung usul agar pemerintah pusat menangani dampak banjir lahar dingin Gunung Gamalama.
Pemkot Ternate sangat berharap dukungan pemerintah pusat dalam upaya penanggulangan bencana banjir lahar dingin Gunung Gamalama yang sudah terjadi dalam tiga bulan terakhir, kata Wakil Wali Kota Arifin Djafar di Ternate, Kamis,
Arifin menyampaikan hal itu saat menjemput 12 anggota Komisi VIII DPR RI yang dipimpin Chairunnisa.
Mereka akan melakukan kunjungan kerja di Kota Ternate untuk melihat lebih dekat dampak dari bencana lahar dingin Gunung Gamalama di Kelurahan Dufa-Dufa.
Pada kesempatan itu, Wawali menyampaikan persoalan keterlambatan anggaran bantuan dari Badan Bencana Nasional (BBN) terkait dengan musibah bencana di Kota Ternate.
"Saya juga sempat curhat ke Ketua Tim Komisi VIII DPR RI agar bisa mengawal proposal Pemkot soal permohonan bantuan ke Badan Bencana Nasional (BBN) terkait dengan bencana di Kota Ternate," ujarnya.
Dia juga menyampaikan bahwa Pemkot sudah melaksanakan tanggap darurat sebaik mungkin, namun yang belum terealisasi sampai saat ini adalah Dana Rehabilitasi dan Rekonstruksi.
Sehubungan itu. Komisi VIII DPR RI diharapkan dapat mendesak kementerian yang membidangi Bencana Alam agar secepatnya mengakomodir permohonan anggaran tersebut.
"Kita berharap mereka (DPR RI-red) bisa memperjuangkan Dana Rehab Rekon senilai Rp200 miliar yang sudah diajukan ke pusat, kami sudah menyampaikan ke Anggota Komisi VIII DPR RI," katanya.
Ia mengatakan, normalisasi yang dilakukan Pemkot mengunakan Dana Tanggap Darurat dari Anggaran APBD dalam memperbaiki sebagian tanggul dan bronjong. Selain itu pemkot juga sudah melaporkan ke Komisi VIII DPR RI serta melaporkan pengungsi yang sudah direlokasi ke Kelurahan Tubo Kecamatan Ternate Utara.
Chairunisa berjanji akan mengawal dan menyampaikan aspirasi Wakil Wali Kota Ternate tersebut ke BBN dan Kementerian Sosial, agar proposal bantuan bencana itu segera disetujui dan direalisasikan.
"Kami janji akan tetap kawal permohonan pemkot untuk secepatnya direalisasikan," kata politisi Golkar tersebut.
COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2012
Pemkot Ternate sangat berharap dukungan pemerintah pusat dalam upaya penanggulangan bencana banjir lahar dingin Gunung Gamalama yang sudah terjadi dalam tiga bulan terakhir, kata Wakil Wali Kota Arifin Djafar di Ternate, Kamis,
Arifin menyampaikan hal itu saat menjemput 12 anggota Komisi VIII DPR RI yang dipimpin Chairunnisa.
Mereka akan melakukan kunjungan kerja di Kota Ternate untuk melihat lebih dekat dampak dari bencana lahar dingin Gunung Gamalama di Kelurahan Dufa-Dufa.
Pada kesempatan itu, Wawali menyampaikan persoalan keterlambatan anggaran bantuan dari Badan Bencana Nasional (BBN) terkait dengan musibah bencana di Kota Ternate.
"Saya juga sempat curhat ke Ketua Tim Komisi VIII DPR RI agar bisa mengawal proposal Pemkot soal permohonan bantuan ke Badan Bencana Nasional (BBN) terkait dengan bencana di Kota Ternate," ujarnya.
Dia juga menyampaikan bahwa Pemkot sudah melaksanakan tanggap darurat sebaik mungkin, namun yang belum terealisasi sampai saat ini adalah Dana Rehabilitasi dan Rekonstruksi.
Sehubungan itu. Komisi VIII DPR RI diharapkan dapat mendesak kementerian yang membidangi Bencana Alam agar secepatnya mengakomodir permohonan anggaran tersebut.
"Kita berharap mereka (DPR RI-red) bisa memperjuangkan Dana Rehab Rekon senilai Rp200 miliar yang sudah diajukan ke pusat, kami sudah menyampaikan ke Anggota Komisi VIII DPR RI," katanya.
Ia mengatakan, normalisasi yang dilakukan Pemkot mengunakan Dana Tanggap Darurat dari Anggaran APBD dalam memperbaiki sebagian tanggul dan bronjong. Selain itu pemkot juga sudah melaporkan ke Komisi VIII DPR RI serta melaporkan pengungsi yang sudah direlokasi ke Kelurahan Tubo Kecamatan Ternate Utara.
Chairunisa berjanji akan mengawal dan menyampaikan aspirasi Wakil Wali Kota Ternate tersebut ke BBN dan Kementerian Sosial, agar proposal bantuan bencana itu segera disetujui dan direalisasikan.
"Kami janji akan tetap kawal permohonan pemkot untuk secepatnya direalisasikan," kata politisi Golkar tersebut.
Editor : John Nikita S
COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2012