New York (Antara Maluku) - Dokter yang merawat Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton, Lisa Bardack dan Gigi El-Bayoumi, dalam pernyataannya Senin mengonfirmasi bahwa Hillary tidak terserang stroke atau penyakit syaraf lainnya dan dia sudah diperbolehkan pulang.

Mereka mengatakan telah merawat Hillary dengan pengencer darah untuk memecah pembekuan darah itu, yang jika dibiarkan dapat berbahaya bagi kesehatannya.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Clinton dipulangkan dari sebuah rumah sakit yang merawatnya di New York pada Rabu malam, setelah tiga hari dirawat karena gumpalan darah yang janggal di kepalanya.

"Menlu Hillary dipulangkan dari rumah sakit malam ini," kata Wakil Asisten Menteri, Philipper Reines, dalam sebuah pernyataan.

"Tim medis yang merawatnya menyatakan bahwa kondisi Menlu banyak mengalami kemajuan, sehingga mereka yakin bahwa dia akan segera pulih," katanya. (P012)

Pewarta: AFP

Editor : John Nikita S


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2013