Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara, berjanji akan berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) mengoptimalkan pemasangan jaringan seluler di daerah terluar, terpencil, dan tertinggal (3T).

"Kita akan upayakan koordinasi dengan pihak Kemenkominfo mengenai pasangan jaringan seluler, baik di Pulau Makian maupun pulau terluar lainnya di kabupaten ini,"kata Bupati Halsel Hasan Ali Bassam Kasuba di Desa Tegono, Kecamatan Makian Barat, Minggu.

Hal itu disampaikan Bupati Halsel menyusul adanya keluhan masyarakat di Pulau Makian dan pulau terluar lainnya di daerah itu mengenai adanya kendala jaringan seluler. 

Bupati mengatakan Pemkab Halsel terus melakukan komunikasi dengan Kemenkominfo mengenai bantuan menara BTS untuk mengoptimalkan akses jaringan, khususnya di wilayah pulau terluar.

"Bantuan untuk jaringan seluler dari Kemenkominfo rata-rata tower mini, bukan tower besar (Merah Putih), tetapi tower satelit Bakti, itu pun pemasangannya belum secara keseluruhan, karena kemarin ada permasalahan yang terjadi di Kemenkominfo," kata Hasan Ali Bsssam.

Oleh karena itu, lanjutnya, ke depan Pemkab Halsel tetap berupaya agar akses layanan jaringan seluler dapat dinikmati oleh masyarakat di kabupaten yang dikenal dengan penghasil Batu Bacan itu.

Sebelumnya masyarakat di Pulau Makian dan pulau terluar lainnya di Kabupaten Halsel mengeluhkan akses layanan jaringan seluler baik telepon maupun internet.

"Kita mau komunikasi dengan keluarga yang jauh baik via telepon maupun chatting, tetapi kita terkendala dengan akses jaringan, karena rata-rata tower mini, selain terbatasnya pengguna, juga masyarakat harus mencari jaringan itu baik di lokasi pantai maupun butik-butik," kata Taher, salah seorang warga Desa Tegono, Kecamatan Makian Barat.

 

Pewarta: Abdul Fatah

Editor : Daniel


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2024