Ternate,  (Antara-Maluku ) - Pengamat Pendidikan dari Universitas Khairun (Unkhair), Zulkifli Zam-Zam meminta Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Kota Ternate agar serius dalam menyelenggarakan Ujian Kompetensi Guru (UKG) karena hasilnya menunjukkan prestasi pendidikan di daerah ini.

"Sudah menjadi keharusan bagi guru, baik yang sudah maupun belum sertifikasi karena mengikuti UKG, maka pemerintah memiliki data kinerja sertifikasi yang sudah 10 tahun terakhir bagi guru-guru PNS dan non PNS yang diangkat diatas 2005," katanya di Ternate, Selasa.

Sebab, apabila guru - guru belum mengikuti UKG, kemungkinan tidak mendapatkan informasi yang aktual terkait dengan pelaksaannya.

Pastinya, UKG wajib diikuti para guru karena merupakan penjadwalan secara nasional yang wajib bagi pengajar dan diselenggarakan oleh pemerintah melalui Diknas Kota Ternate.

Karena itu, ekpestasi yang diberikan oleh pemerintah melalui UKG ini harus benar-benar ditindaklanjuti Diknas. Kalau tidak, maka akan kehilangan data kompetensi guru untuk pemetaan wilayah Kota Ternate.

Menurut dia, para guru harus mempunyai tanggungjawab secara intelektual maupun administratif dengan wajib untuk mengikuti tes-tes.

Begitu pun, secara tertulis maupun evaluasi secara bertahap salah satunya pelaksanaan UKG.

Selain itu, guru harus memiliki tanggungjawab administarif apabila ada tes atau ujian, maka wajib mengikuti test. Apabila tidak, maka guru tidak bertanggungjawab secara administratif dan Diknas bertanggungjawab.

"Harapannya agar UKG ini benar - benar diseriusi oleh Pemkot Ternate melalui Diknas setempat terlaksana dengan baik dan bisa mengetahui kompetensi guru di daerah ini," kata Zulkifli.

Pewarta: Abdul fatah

Editor : John Nikita S


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2015