Saumlaki, 19/10 (Antara Maluku) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maluku Tenggara Barat (MTB) menyambut peserta lomba perahu layar Darwin-Saumlaki Yacht Race 2017 dalam acara "Welcome Ceremony", bertempat di lokasi destinasi wisata pulau Matakus, Tanimbar Selatan, Kamis.

Sepaket dengan kegiatan itu, Pemkab melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif juga menggelar Pesta Teluk Saumlaki yang ditandai dengan pembukaan lomba volley pantai dan "nakes" (berdendang bersama).

"Potensi laut Indonesia demikian besar dengan keanekaragaman hayati dan melimpahnya sumber daya mineral, sehingga membuat laut kita begitu termasyur di dunia. Tidaklah mengherankan jika begitu banyak negara yang menaruh perhatian pada acara yang kita adakan," kata Bupati Petrus Fatlolon dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Piterson Rangkoratat.

Menurut Bupati Petrus, sebagai negara maritim, potensi terbesar Indonesia adalah pesona kecantikan dan kekayaan alam laut yang luar biasa dan menjanjikan sebagai lumbung devisa negara, terutama dari sektor pariwisata bahari.

MTB sebagai bagian dari NKRI yang terletak di bagian selatan Provinsi Maluku sebelumnya terkenal dalam tulisan Nico de Jonge dan Toos van Dijk sebagai kepulauan yang terlupakan (forgotten islands), namun memiliki budaya dan potensi sumber daya alam yang sangat besar seperti pemandangan alam dan keindahan laut yang begitu menawan, adat istiadat dan budaya Duan-Lolat yang melekat dan telah mengakar sejak dahulu kala, dan sejumlah keistimewaan lain dari kepulauan Tanimbar.

"Kompetisi pariwisata masih dinilai penting untuk mengembangkan daerah ini, sehingga peningkatan daya saing untuk mengembangkan destinasi hingga promosi wisata merupakan peran kompetisi tersebut," katanya.

Bupati Petrus juga memandang pelaksanaan berbagai kegiatan selama ini, seperti atraksi wisata dan budaya, Darwin-Saumlaki Yacht Race, dan Pesta Teluk merupakan ajang promosi yang tepat dalam memperkenalkan keindahan wisata bahari dan budaya Kabupaten MTB kepada dunia.

Diakuinya, meskipun memiliki sumber daya alam melimpah, Kabupaten MTB masih diperhadapkan dengan sejumlah persoalan seperti minimnya pembangunan infrastruktur menuju obyek pariwisata, terbatasnya maskapai penerbangan dan fasilitas perhotelan/penginapan, dan sejumlah masalah lainnya.

"Karena itu saya berharap kegiatan ini tidak saja menjadi ajang promosi di sektor bahari, tetapi juga menyentuh aspek budayanya sehingga ada dampak bagi pergerakan ekonomi daerah ini," katanya.

Bupati lebih jauh mengajak semua pihak, pemerintah dan swasta, untuk terus bekerja sama dalam upaya memajukan sektor pariwisata di daerah tersebut.



Peserta Darwin-Saumlaki Yacht Race 2017 yang hadir dalam acara "Welcome Ceremony" itu di antaranya Steve Winspear (nahkoda perahu Vitamen B), Michael (Church key), Wayne L. Bateman (Morakat), Nigel Bruce (Kuching), dan lima awak perahu Avango.

Acara dimulai dengan prosesi penyambutan secara adat yang disebut kawut dedin bagi para yachter, dilanjutkan tarian dan pengalungan syal tenun Tanimbar oleh tua-tua adat Pulau Matakus.

Acara juga diisi pertukaran cinderamata antara Pemkab MTB dan para yachter, dan penyerahan bantuan kesehatan dari para yachter kepada Puskesmas di Matakus.

Selanjutnya acara santap bersama dengan hidangan ala Tanimbar yakni "bakar batu".

Pewarta: Simon Lolonlun

Editor : John Nikita S


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2017