Gubernur Maluku, Murad Ismail memprogramkan ambulans laut untuk mendukung operasional Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr. Johanis Leimena yang sedang dirampungkan pembangunannya di Wailela, kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon.

"Maluku ini penduduknya lebih dari 1,8 juta jiwa itu tersebar di 1.340 buah pulau sehingga harus mengoperasikan ambulans laut untuk memberikan pelayanan kesehatan optimal kepada masyarakat yang berada di 11 kabupaten/kota," katanya seusai bersilaturahim dengan pimpinan agama Maluku, di Ambon, Jumat.

Karena itu, Gubernur mengarahkan, perlu membangun dermaga di depan kawasan RSUP Johanis Leimena untuk operasional ambulans laut.

"Terobosan pelayanan kesehatan ini karena karakteristik wilayah Maluku berupa kepulauan dengan wilayahnya seluas 712.480 KM2, ternyata 92,4 persen merupakan laut sehingga perlu mengoperasikan ambulans laut," ujarnya.

Gubernur mengatakan, ambulans laut ini dioperasikan untuk menjemput masyarakat yang sakit dan membutuhkan rujukan untuk penanganan kesehatan terpadu di RSUD Johanis Leimena.

"Saya sangat perhatian terhadap sektor kesehatan yang perlu ditangani secara serius, terpadu dan komprehensif, makanya saat berada di Jakarta menyempatkan diri mengunjungi rumah sakit Siloam yang dikelola James Riyadi," katanya.

Dia mengemukakan, telah mendorong juga James Riyadi agar segera mengoperasikan rumah sakit Siloam yang dibangun di kawasan Tantui, kecamatan Sirimau, kota Ambon karena strategis bagi pelayanan kesehatan masyarakat, perekrutan tenaga kerja dan pengembangan sektor lainnya.

Begitu pula, meminta kepedulian sosial dari James Riyadi untuk pengadaan mesin cuci darah di RSUD dr. M. Haulussy Ambon yang kurang layak dioperasionalkan.

"Saya pun siap membantu masyarakat yang membutuhkan dana untuk pengobatan penyakit bila tidak mampu dari uang pribadi karena merupakan panggilan sebagai Gubernur harus memperhatikan warganya," ujar Gubernur.

Lebih lanjut, menurut dia, silaturahim dengan para pimpinan agama Maluku itu dimanfaatkan untuk menyosialisasikan program kerjanya bersama Wagub, Barnabas Orno dan mendapatkan masukan strategis bagi pengembangan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan sosial.

"Terpenting, saya meminta para pimpinan agama Maluku mendukung, menyosialisasikan program kerja kepada masing - masing umat dan mendoakan agar bisa mengemban tugas sebagai Gubernur yang bukan hanya memperhatikan Waihaong, kecamatan Nusaniwe, kota Ambon sebagai daerah asalnya. Namun, masyarakat Maluku secara umum," tandas Gubernur.

RSUP Johanis Leimena peletakannya batu pertamanya oleh Menkes, Nila Djuwita F. Moeloek didampingi Gubernur Maluku, Said Assagaff itu pada 25 Juli 2018.

Pembangunan RSUP dr Johanis Leimena merupakan salah satu dari 11 program strategis nasional yang telah disetujui Presiden Jokowi.

RSUP bila beroperasi nantinya membantu pelayanan kesehatan masyarakat, terutama untuk penyakit tidak dapat ditangani rumah sakit milik daerah atau swasta. Jadi, diusahakan tidak ada lagi masyarakat Maluku yang dirujuk ke luar daerah karena tersedia para dokter spesialis maupun peralatan modern.
 

Pewarta: Alex Sariwating

Editor : Lexy Sariwating


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2019