Pengurus Provinsi (Pengprov)  Persatuan Catur Seluruh Indonesia ( Percasi) Maluku menarget meloloskan pecatur ke Pekan Olah Raga Nasional (PON) di Provinsi Papua pada 2020.

"Target jangka pendek kita meloloslan pecatur di PON Papua, yang diawali dengan seleksi di ajang Pra PON di NTB pada 5 November 2019," kata ketua Pengprov Percasi Maluku, Edwin Adrian Huwae, Kamis.

Ia mengatakan, persiapan menuju PON 2020 Pengprov Percasi Maluku mengikutsertakan 15 atlet catur di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) catur ke-48 di Ambon.

15 atlet yang disiapkan ikut dalam sebagian kategori yang dipertandingkan, sedangkan untuk kategori anak tidak diikutsertakan.

"15 atlet yang ikut merupakan keterwakilan dari kabupaten/kota yang diseleksi dari kejurda, serta beberapa pertandingan lain terkait prestasi para atlet," katanya.

Edwin mengakui, prestasi atlet catur Maluku dibandingkan provinsi lain belum terlalu baik, sehingga Pengprov Percasi mendorong peningkatan kualitas seluruh atlet.

"Persiapan kejurnas dilakukan seluruh pengurus bersama atlet dengan harapan bisa memperbaiki rangking," ujarnya.

Maluku lanjutnya, memiliki master nasional M.Ishak Rianjar yang akrab disapa Onyong.

"Kita berharap Onyong di kejurnas dapat meningkatkan poin untuk meraih gelar master internasional, selain itu dapat melahirkan master nasional lainnya," kata Edwin.

Pewarta: Penina Fiolana Mayaut

Editor : Lexy Sariwating


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2019