Sejumlah pengelola perusahan tambang yang beroperasi di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara berjanji meningkatkan taraf hidup dan lebih memberdayakan warga setempat melalui bantuan pendidikan. Salah satu perusahan tambang yang beroperasi di Halsel, PT Gane Permai Sentosa (GPS) misalnya, berjanji menyalurkan sebagian hasilnya untuk membantu masyarakat yang ingin melanjutkan studinya ke jenjang strata dua (S2). Maneger (GM) PT GPS, Yonsel Airlanga, di Ternate, Sabtu mengatakan, perusahaan yang dipimpinnya sudah menyiapkan berbagai program terkait peningkatan ekonomi masyarakat. Menurutnya, melalui program Comonity Development di sektor pertambangan, pihaknya akan membantu mayarakat. Terbukti, pembangunan jalan maupun infakstruktur lainnya di beberapa desa, merupakan hasil bantuan dari perusahan. Selain itu, perusahaan juga telah memberikan beasiswa S2 kepada sejumlah warga masyarakat. Bahkan, kata dia, saat ini sejumlah kepala desa di Obi termasuk Kades Kawasi dan Loji Tengah sedang berada di Jakarta untuk mengikuti studi banding yang difasilitasi oleh PT GPS dan PT Trimega. Kebijakan perusahaan untuk memberi studi pengembangan bagi pimpinan desa ke Jakarta, dimaksudkan agar para kades bisa melihat langsung struktur penataan desa di Jakarta untuk kemudian dikembangkan di Obi. Dikatakan, pihaknya berharap agar target produksi tahun ini sebagaimana yang telah dijanjikan kedua perusahan dapat terlaksana dengan baik. Sementara itu, anggota DPRD Halsel, Salim Hasan ketika dikonfirmasi, sangat memberi apresiasi atas kebijakan perusahan dalam membantu masyarakat melalui sektor pendidikan. Dirinya juga menginginkan adanya data antara pihak perusahan dengan DPRD atas berbagai capaian yang telah dilakukan oleh perusahan tambang. Hal itu dimaksudkan agar kontrol DPRD terhadap kerja perusahan dapat berjalan baik dan lebih terbuka. "Perusahan diharapkan memberi perhatian serius bagi masyarakat sekitar melalui peningkatan ekonomi masyarakat, termasuk peningkatan infrakstruktur pembangunan desa," katanya.


:

COPYRIGHT © ANTARA 2026