Administrator Pelabuhan (Adpel) Ternate, Maluku Utara (Malut), melarang speadboat berukuran kecil kapasitas maksimal 12 orang untuk mengangkut penumpang pada rute jauh, menyusul buruknya cuaca di perairan Malut belakangan ini.
"Speadboat berukuran kecil yang selama ini bisa mengangkut penumpang rute Ternate-Halmahera, untuk sementara tidak diizinkan karena buruknya cuaca di perairan Malut saat ini," kata Kepala Adpel Ternate, Takwim Masuku di Ternate, Jumat.
Speadboat yang diizinkan melayani penumpang pada rute tersebut hanya berukuran 60 GT ke atas dan kapal fery, itu pun kalau cuaca di perairan antara Ternate-Halmahera ketinggian gelombangnya kurang dari empat meter.
Ia mengatakan, kapal yang melayani rute Ternate-Bacan dan Ternate-Kepulauan Sula tetap diizinkan mengangkut penumpang, namun nahkoda kapal diminta tidak memaksakan diri berangkat kalau kondisi gelombang di laut cukup tinggi.
Nahkoda kapal juga diminta untuk memperhatikan factor keselamatan penumpang, seperti membawa alat pelampung sesuai kapasitas penumpang dan tidak memuat penumpang kapasitas.
"Khusus pada pelabuhan yang tidak ada petugas syahbandarnya, kami sangat mengharapkan kepada nahkoda kapal untuk benar-benar memperhatikan kondisi perairan dan jangan memaksakan berangkat, meski dipaksa penumpang kalau gelombang laut tidak bersahabat," katanya.
Para penumpang diminta pula untuk membeli tiket kapal agar tercatat di manifest kapal, karena kalau terjadi kecelakaan laut maka asuransi hanya akan menanggung penumpang yang tercatat di manifest.
Begitu pula, cuaca di perairan Malut kadang tak menentu, biasanya kapal berangkat cuaca masih baik, namun setelah berada di tengah laut cuaca yang baik berubah menjadi buruk, sehingga armada kecil seperti speed boat untuk tidak melalukan operasi.
Menyinggung adanya sinyalamen bahwa kapal laut yang melayani antar pulau di Malut banyak tidak layak, Takwim mengatakan pihaknya selalu melakukan pemeriksaan secara ketat kepada setiap kapal yang akan menginggalkan pelabuhan.
Adpel hanya akan mengizinkan kapal berlayar, terutama yang melayani rute jarak jauh yang benar-benar layak, baik dari segi kondisi kapal, peralatan keselamatan dan berbagai persyaratan lainnya.
:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.