Kepala Disdikpora Maluku, Salim Kairoty di Ambon, Jumat, mengatakan, PSP3 yang merupakan program Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga (Kemenegpora) itu untuk menjaring 30 pelamar usia 16-28 tahun dan akan ditutup pada 18 September.
"Proses seleksi mengutamakan pemuda-pemudi yang memiliki visi misi memajukan daerah serta berjiwa wirausaha," kata Salim Kairoty.
Sementara Asisten Deputi Pengembangan dan Pemberdayaan Pemuda Kemenegpora, M A Musaad mengatakan, PSP3 sebelumnya adalah SP3 yang direvitalisasi hingga mengalami perubahan pada tiga hal mendasar.
"Ketiga hal itu yakni menonjolkan pemuda sebagai 'ikon' pogram, penempatan di provinsi lain, bukan di provinsi asal penjaringan dan mengutamakan kinerja pemuda-pemudi itu, sehingga diharapkan kehadiran mereka bisa diterima masyarakat setempat," katanya.
Ia mengatakan, program PSP3 ditujukan kepada para sarjana berusia 16-30 tahun.
"Tetapi batas usia maksimal saat mereka mendaftar haruslah 28 tahun, karena akan menjalani masa penugasan selama dua tahun sehingga ketika purnakarya telah berusia 30 tahun," katanya.
Penempatan di provinsi lain, kata dia, bertujuan memperluas wawasan para pemuda sehingga lebih mengenal negeri, bangsa dan negara.
"Untuk proses lintas provinsi ini akan digunakan dua pendekatan, masing-masing kedekatan budaya dan akses sehingga dalam pengelompokannya terbagi delapan zona penempatan," katanya.
Provinsi Maluku sendiri masuk dalam zona delapan bersama Papua dan Papua Barat.
"Dengan demikian, para pemuda yang diseleksi di Maluku akan ditempatkan di Papua dan Papua Barat. Begitupun sebaliknya," katanya menjelaskan.
Musaad mengatakan, revitalisasi juga menyebabkan perbaikan hak-hak peserta mencakup biaya hidup, kesehatan dan lainnya serta tugas utama yang harus dilakukan.
Tugas utama itu mencakup tiga hal yakni menjadi motivator pembangunan di pedesaan, pemberdaya masyarakat dan menciptakan jiwa muda yang mandiri.
Ia berharap, para pemuda dapat meningkatkan produktivitas di daerah penempatan sehingga ke depannya diharapkan mereka bisa bertugas bukan saja di wilayah sebatas zona, tapi seluruh nusantara.
"Diharapkan setelah mengikuti program ini selama dua tahun, para pemuda akan tumbuh wisausaha-wirausaha muda," katanya.
Pewarta: Rosni Marasabessy: John Nikita S
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.