Sedikitnya dua pakar internasional dipastikan menghadiri Konferensi Nasional (Konnas) VII pengelolaan pesisir laut dan pulau - pulau kecil yang penyelenggaraanya dijadwalkan di Ambon, Maluku pada 4 - 6 Agustus. Kadis Kelautan dan Perikanan setempat, Poli Kayhattu, mengatakan, "Pakar dari China dan Maladewa siap menjadi narasumber di Konnas VII," katanya melalui telepon dari Bangka Beliting kepada ANTARA di Ambon, Kamis. Acara tersebut bagian dari rangkaian kegiatan menyemarakkan reli perahu layar Sail Banda 2010, 24 Juli-17 Agustus. Kayhatu mengemukakan, Menko Bidang Perekonomian, Muhammad Hatta Radjasa dan Menteri Kelautan dan Perikanan, Fadel Muhammad juga akan hadir sebagai pembicara. Tujuan Konnas VII adalah menjalin komunikasi dan tukar informasi antarpara pemangku kepentingan terkait dengan pengelolaan sumberdaya pesisir, laut dan pulau - pulau kecil,    selain mendesiminasikan pemkiran, hasil - hasil kajian dan peneltian serta pembelajaran dalam pengelolaan sumberdaya pesisir, laut dan pulau-pulau kecil. Konferensi juga dimaksudkan sebagai wadah pertemuan para pimpinan perguruan tinggi perikanan dan kelautan seluruh Indonesia. Acara dikaitkan pula dengan kegiatan menanam mangrove, gerakan pemuda bersih pantai dan laut, seminar nasional maupun internasional (Small Islands), dan pameran. Kayhattu mengungkapkan, konferensi nasional merupakan kegiatan rutin Kementerian Kelautan dan Perikanan yang dilaksanakan sekali dalam dua tahun. Tema tahun ini adalah "Merajut Keterpaduan Pengelolaan Sumberdaya Pesisir, Laut dan Pulau - Pulau Kecil Menuju Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Masyarakat". "Kami menargetkan sekitar 400 peserta mengikuti Konnas tersebut sehingga melalui kegiatan tersebut bisa dirumuskan pengelolaan sumberdaya pesisir, laut dan pulau - pulau kecil seoptimalnya bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir," ujarnya. Ditambahkan Kayhattu, Konnas VII akan menjadi awal agenda Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mencanangkan Maluku sebagai lumnung ikan nasional, yang dijadwalkan di Ambon pada 3 Agustus mendatang.


:

COPYRIGHT © ANTARA 2026