Dua bayi lahir di KRI Suharso yang dikerahkan TNI-AL untuk mendukung operasi Surya Baskara Jaya (SBJ) Namlea, ibu kota Kabaupaten Buru, Minggu.
Ketua tim SBJ, Laksama Pertama TNI Surya, ketika dikonfirmasi ANTARA ke Namlea, Minggu malam, mengatakan satu bayi perempuan dan satu bayi lelaki lahir dalam kondisi sehat, masing-masing dengan berat badan 3,4 Kg.
"Kedua ibu bayi itu datang ke KRI Suharso yang berlabuh di dermaga Namlea karena merasakan sudah waktu melahirkan dan langsung ditangani tim medis," ujarnya.
Surya mengatakan hari pertama operasi SBJ sebagai rangkaian dari kegiatan Sail Banda yang penyelenggaraannya dijadwalkan pada 24 Juli - 17 Agustus 2010 itu tercatat sebanyak 700 penderita berbagai jenis penyakit dilayani.
"Tercatat penderita katarak mendominasi pasien yang dlayani karena sebanyak 120-an orang, menyusul ISPA dan sesak nafas," katanya.
Kegiatan ini juga mengkhitankan 100 anak di Namlea.
Operasi SBJ di Namlea dijadwalkan hingga 13 Juli 2010 yang dimanfaatkan juga untuk menyarahkan 74 dos kanan pengganti air susu balita (Mpasi) dan 250 anakan pohon trembesi.
"Kami tidak fokus ke pelayanan kesehatan semata karenanya diberikan anakan poohn trebesi guna merealisir imbauan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk menanam 1 miliar pohon dalam rangka mengatasi pemanasan global," ujar Surya.
Dia berbesar hati atas antusias masyarakat di Namlea mengikuti operasi SBJ dengan dukungan positif Pemkab Buru.
Di Namlea tersedia pos - pos kesehatan yang siap dimanfaatkan tim medis dan paramedis melayani masyarakat dengan penyakit berklasifikasi ringan.
Menariknya sepanjang jalan di kota Ambon dipasang umbul - umbul dan spansuk SBJ. Bahkan saat pelayanan kesehatan berlangsung tim medis dan paramedis serta masyarakat dihibur dengan atraksi panda memakai kaus SBJ.
Pada kesempatan lain, koordinator acara panitia lokal Sail Banda, Cak Saimima mengatakan, operasi SBJ di Maluku didukung sejumlah negara.
Operasi SBJ, kata Saimima , dijadwalkan juga di Piru, ibu kota Kabupaten Seram Bagian Barat, Masohi (Maluku Tengah), sedangkan di Ambon akan dilakukan bersama-sama tim kesehatan Amerika Serikat yang mengerahkan Kapal rumah sakit USNS MERCY T-AH19," katanya.
Setelah dari Ambon, tim kesehatan ini akan melanjutkan misi yang sama di tiga Kabupaten lainnya yakni Maluku Tenggara, Maluku Tenggara Barat dan Maluku Barat Daya.
Kapal USNS MERCY T-AH19 milik Angkatan Laut Amerika Sertikat membawa 956 tenaga medis dan paramedis dengan memiliki spektrum layanan bedah maupun medis yang lengkap mampu menyimpan hingga 5.000 unit kantung darah serta menampung hingga 1.000 orang pasien.
Operasi SBJ juga melibatkan Singapura dengan mengirim satu kapal LST jenis LPD dan tim kesehatan, Australia dengan dua kapal jenis landing craft heavy dan personel medis serta New Zealand dengan mengirim tim medis.
:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.