Ambon (Antara Maluku) - Kepala Dinas Kehutanan Maluku Azam Bandjar menegaskan sebanyak 11,09 juta pohon telah ditanam di 11 kabupaten dan kota di Maluku dalam rangka realisasi program penanaman satu miliar pohon tahun 2012.

"Jumlah terbanyak ditanam di kabupaten Buru yakni 2,192 juta pohon, dengan jenis tanaman buah-buahan produktif maupun kayu-kayuan serta bakau," katanya di sela-sela pada puncak peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan Bulan Menanam Nasional (BMN) tahun 2012 di Ambon, Rabu.

Jutaan pohon tersebut, ujar Azam bandjar, ditanam pada periode 1 Februari hingga Oktober 2012, kebanyakan tanaman buah-buahan produktif yang diharapkan dalam lima hingga 10 tahun mendatang hasilnya sudah dapat dirasakan masyarakat.

Jutaan pohon tersebut juga ditanam di Kabupaten Maluku Tenggara sebanyak 1,140 juta pohon, Balai Konservasi Sumber Daya Air (BKSDA) Maluku (1,144 juta pohon), Seram Bagian Barat (SBB) 789 ribu pohon, Seram Bagian Timur (SBT) 750 ribu pohon, Kota Ambon 675 ribu pohon, Buru Selatan 391 ribu pohon.

Selain itu, Maluku Tengah 357 ribu pohon, Kepulauan Aru 239 ribu pohon, Tual 350 ribu pohon, Maluku Tenggara Barat (MTB) 290 ribu pohon, Balai Taman Nasional Manusela (TNM) 176 ribu pohon, Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) Waehapu Batu Merah 50 ribu pohon dan Dinas Kehutanan Maluku 26,6 ribu pohon.

Pada 2011, sebanyak 5,274 juta ditanam oleh berbagai komponen masyarakat lewat aksi penanaman serentak di Indonesia, di antaranya di Maluku Tengah 438.618 pohon, Buru 1.245.532 pohon, Maluku Tenggara 596.259 pohon, MTB 758.049 pohon, Kota Tual 312.357 pohon, Kota Ambon 399.687, SBT 300.000 pohon, Kepulauan Aru 207.200 pohon, Buru Selatan 10.000 pohon dan SBB 727.000 pohon.

Selain itu, Dinas Kehutanan Maluku menanam 3.460 pohon, Balai Pengelolaan DAS Waehapu Batu Merah 14.475 pohon, BKSDA Maluku 88.080 pohon, Balai Perbenihan Tanaman Hutan (BPTH) Maluku dan Papua 87.700 pohon, TN Manusela 79.200 pohon, Badan Koor­dinasi Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Maluku 7.040 pohon.

Azam Banjar mengungkapkan, pada periode 2007 - 2010 jumlah pohon yang ditanam di Maluku baru mencapai 12.441.442 pohon.

Secara komulatif jumlah pohon yang ditanam terlibat cukup besar, tetapi jika dibanding dengan jumlah penduduk Maluku maka rasionya setiap orang baru menanam 1,5 pohon per tahun.

Pada puncak peringatan HMPI dan Bulan Menanam Nasional (BMN) di Maluku, yang dipusatkan di kompleks SMA Unggulan Siwalima, akan ditanam 500 anakan buah-buahan dan kayu-kayuan di lahan seluas dua hektar yang belum dihijaukan.

"Pemusatan penanaman di lokasi SMA unggulan ini selain untuk menghijaukan lokasi sekolah sehingga sejuk, nyaman dan asri juga untuk mendorong dan memotivasi para siswa gemar menanam dan menghijaukan lokasinya sendiri," ujarnya.

Menyangkut pemeliharaan 500 anakan pohon yang ditanam tersebut, Dishut Maluku telah melakukan kerja sama dengan pihak sekolah guna melibatkan siswa sebagai penjaga.

"Jadi siswa SMA Unggulan Siwalima bertanggung jawab menjaga dan memelihara satu hingga dua pohon yang ditanam agar tidak mati, dan diharapkan dalam lima tahun hingga 10 tahun mendatang hasilnya sudah dapat dinikmati," tandasnya.

Pewarta: James F. Ayal
: John Nikita S

COPYRIGHT © ANTARA 2026