Ambon (Antara Maluku) - Sebanyak 39 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Terbuka di Kota Ambon, Maluku siap mengikuti Ujian Nasional (UN) pada 22- 25 April 2013.

"Mereka siswa di enam Tempat Kegiatan Belajar (TKB) yang tersebar di Kota Ambon," kata pengelola SMP Terbuka Ambon, Jantje Mahulette, Senin.

Menurut dia, para siswa itu dipersiapkan menghadapi UN melalui proses pemantapan yang berlangsung di masing-masing TKB.

"Mereka telah mengikuti kegiatan pemantapan serta melalui ujian sekolah. Saya optimistis mereka akan lulus 100 persen walaupun pola pembelajarannya berbeda dari SMP regular," katanya.

Jantje mengatakan SMP Terbuka berada di bawah tanggung jawab SMPN 6 Ambon, tetapi proses belajar mengajar berlangsung di TKB.

Proses ujian akan berlangsung pada dua kelas, yakni kelas di SMPN 6 dan di kawasan Waiheru.

"Proses belajar SMP Terbuka masih menggunakan rumah warga masyarakat di Negeri Latuhalat, Waiheru, Waihaong, Galala, Kebun Cengkeh dan Kelurahan Karang Panjang," ujarnya.

Menurut Jantje, SMP Terbuka dibantu guru binaan sebagai pengajar dan guru pamong sebagai pendamping di kelas, dan juga memproleh Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Ia berharap, SMP Terbuka kelak memiliki tempat layak yang dapat menampung anak putus sekolah dan kurang mampu untuk meningkatkan taraf hidup mereka.

"Saat ini kita masih kesulitan lahan untuk pembangunan ruang belajar yang layak untuk menempatkan siswa di SMP Terbuka," katanya. 


Pewarta: Penina Mayaut
: John Nikita S

COPYRIGHT © ANTARA 2026