Polri telah menyiapkan 2.400 personil untuk mengamankan kegiatan pelayaran internasional, Sail Banda yang akan diselenggarakan di Maluku pada 24 Juli - 17 Agustus 2010.
Ketua Pelaksana Panitia Nasional Sail Banda, Aji Soelarso mengatakan, 2400 personil polisi itu terdiri dari Polda Maluku yang merupakan kekuatan inti dan dibantu Mabes Polri.
"Untuk pengamanan secara umum dipimpin oleh Mabes Polri," kata Aji Soelarso di Ambon, Rabu.
Sedangkan Personil TNI akan dikerahkan untuk pengamanan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang direncanakan akan berada di Ambon pada 2 - 3 Agustus untuk menghadiri puncak acara Sail Banda yang akan berlangsung di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon, yakni pencanangan Maluku sebagai lumbung ikan.
"Untuk pengaman presiden TNI sudah disiapkan dengan skala penuh," katanya.
Sementara pengamanan di laut akan diawasi oleh Gugus Tempur Laut (Guspurla) dengan mengerahkan empat KRI untuk patroli dan dibantu dua kapal lainnya dari Kementerian Keluatan dan Perikanan.
Menurut Aji Soelarso, Sail Banda akan diikuti oleh 50 peserta reli perahu layar dari mancanegara. Reli mengambil "start" dari Darwin pada 24 Juli dan direncanakan tiba di Banda pada 27 Juli.
Di daerah yang terkenal dengan sebutan negeri rempah-rempah itu para kru Anak Buah Kapal (ABK) peserta reli akan disambut secara adat oleh masyarakat Banda dan disuguhi atraksi kora-kora, yakni parade perahu tradisional Maluku dan pegelaran budaya.
Mereka akan dijamu dengan kuliner khas setempat dan akan berwisata mengelilingi pulau untuk menyaksikan perkebunan pala, gunung api, dan pulau-pulau kecil di Banda serta beberapa kegiatan yang telah dijadwalkan berlangsung di sana.
Selanjutnya pada 30 Juli peserta reli meninggalkan Banda dan direncanakan tiba di Ambon pada 31 Juli.
:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.