Ambon, 14/6 (Antara) - Sebanyak 64 orang calon haji asal Kota Ambon tidak melunasi biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) hingga batas waktu pembayaran pada Rabu (12/6).

"Itu berarti hanya 243 dari 307 orang calon haji asal Kota Ambon yang melunasi BPIH," kata Kasi Urusan Agama Islam dan Penyelenggara Haji Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Ambon Ismael Kaliki di Ambon, Jumat.

Dia mengatakan, sesuai dengan rencana awal, calon haji yang tidak melunasi BPIH sampai dengan batas waktu 12 Juni 2013, akan diambil Kemenag dan digantikan oleh calon haji berusia lanjut.

Namun karena informasi terakhir Pemerintah Arab Saudi akan mengurangi kuota haji Indonesia pada 2013 sebesar 20 persen atau 42.000 orang, maka dipastikan ikut mempengaruhi jumlah kuota di setiap provinsi.

"Misalnya, persentasenya di tingkat provinsi dan kabupaten kota juga 20 persen dari kuota, maka calon haji Kota Ambon akan berkurang 61 orang dari 307 orang sesuai kuota," katanya.

Ia mengatakan, dengan demikian hanya 246 orang calon haji yang akan berangkat ke Tanah Suci.

Kalau keputusan pengurangan itu sudah tidak bisa diubah lagi, katanya, maka kuota Kota Ambon sudah tidak ada masalah sebab dengan sendirinya 64 orang calon haji yang tidak melunasi BPIH sudah masuk dalam hitungan pengurangan 20 persen itu.

"Karena itu kita lihat perkembangannya seperti apa nanti, sebab Pemerintah Indonesia masih melakukan koordinasi lagi dengan Pemerintah Arab Saudi terkait pengurangan 20 persen itu.

Ismael menambahkan, semalam ada informasi dari Kemenag di Jakarta bahwa akan dimintakan kepada calon haji yang masih muda memberikan kesempatan kepada merek yang berusia lanjut atau lanjut usia (lansia) untuk berangkat duluan sehingga target pemerintah Indonesia untuk memprioritaskan lansia tetap berjalan dengan baik.

"Namun masih ada masalah kalau seperti itu, sebab rata-rata calon haji sudah mendaftar di atas tiga tahun, baik yang muda maupun lansia, apakah yang muda bersedia atau tidak," katanya.

Ia menambahkan, ini kerja keras Kantor Kemenag di daerah-daerah untuk bisa meyakinkan mereka yang masih muda.

Pewarta: Penina Mayaut
: John Nikita S

COPYRIGHT © ANTARA 2026