Ternate (Antara Maluku) - Sebanyak 14 calon haji dari Kabupaten Halmahera Timur batal berangkat akibat kebijakan Pemerintah Arab Saudi mengurangi kuota jemaah haji tahun ini.

"Pengurangan kuota itu berdasarkan surat edaran Kementerian Agama terhadap keputusan pengurangan kuota jemaah haji di seluruh kabupaten/kota sebanyak 20 persen," kata Kepala Kementerian Agama Kabupaten Halmahera Timur, Hasbullah Taher, di Ternate, Jumat.

Oleh karena itu, pihaknya telah membuat keputusan sesuai nomor register dan urutan calon haji, maka 14 calon haji pada urutan paling akhir menjadi tertunda hingga tahun depan.

Atas keputusan tersebut, ia mengaku ke-14 calon haji itu sudah menerima keputusan tersebut dengan lapang dada, sehingga hal tersebut diketahui setelah pihaknya memanggil mereka dan menjelaskan hal tersebut secara bijaksana.

"Intinya, ini bukan unsur kesengajaan melainkan sebuah kebijakan yang harus kita terima secara bersama, namun demikian 14 calon haji itu dipastikan berangkat pada tahun depan.

Dalam edaran Kementerian Agama itu tercatat bahwa calon haji yang gagal berangkat tahun ini akan diprioritaskan pada tahun depan dan penundaan itu juga diakibatkan perluasan kawasan Masjidilharam yang belum selesai.

Terkait persiapan menghadapi musim haji tahun 2013, Kemenag Kabupaten Halmahera Timur juga dijadwalkan menggelar manasik haji yang akan diikuti 56 calon haji.

Ia menjelaskan kegiatan itu bertujuan agar para calon haji dapat menyerap dan menguasai ilmu manasik secara benar dan sempurna sesuai dengan petunjuk yang telah ditentukan, sebab manasik yang tidak sempurna justru akan mennjadi kerugian besar terhadap yang bersangkutan.

Selain itu, pihaknya juga memberi motivasi dan sugesti agar jamaah tidak lemah dalam melaksanakan ibadah haji, karena itu calon haji diimbau dapat menyesuaikan diri dengan cepat pada kondisi cuaca maupun faktor lainnya pada saat melaksanakan ibadah haji.


Pewarta: Abdul Fatah
: John Nikita S

COPYRIGHT © ANTARA 2026