Kepala BI Perwakilan Malut, Boediono mengatakan di Ternate, Sabtu, kas keliling tersebut selain akan dibuka di Ternate, juga di sejumlah kabupaten/kota lainnya di Malut.
Khusus di Kota Ternate, kas keliling yang rencananya akan mulai dioperasionalkan pada beberapa hari ke depan itu di antaranya di berbagai tempat keramaian seperti di Pasar Sentra Gamalama, kawasan Bastiong dan tapak II plus.
"Kita akan siapkan kas keliling untuk masyarakat terutama dalam penukaran uang, karena Ramadhan tingkat kebutuhan masyarakat sangat tinggi," ujarnya.
Selain itu, jumlah dana yang saat ini dimiliki oleh BI cabang Ternate dipastikan sangat memadai dalam memenuhi kebutuhan dana masyarakat di Malut.
Mengenai kemungkinan adanya peredaran uang palsu selama Ramahdan, Boediono mengimbau partisipasi dari masyarakat dalam upaya mencegah peredaran uang palsu. Caranya masyarakat harus selalu meneliti uang yang diterimanya, terutama untuk pecahan di atas Rp50.000.
Berapa pun dana yang akan ditukar masyarakat siap dilayani BI. "Kita sudah siapkan dana sekitar Rp650 miliar, sehingga pihaknya akan mulai membuka pelayanan penukaran uang dalam rangka menghadapi Ramadan dan lebaran."
Pada Ramadhan tahun lalu, jumlah dana yang ditukar masyarakat di BI Ternate mencapai Rp15,4 miliar. Untuk Ramadhan kali ini diperkirakan jumlahnya tidak akan berbeda jauh.
Ia mengatakan, kebutuhan dana masyarakat Malut selama Ramadhan dan lebaran biasanya meningkat, untuk itu pihaknya akan menambah stok dana jika dibutuhkan, meski saat ini sudah tersedia sekitar Rp1,6 triliun.
Pewarta: Abdul Fatah: John Nikita S
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.