Ambon (Antara Maluku) - Dewan Pimpinan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (DPW PKS) Maluku menyatakan siap menggelar Pemilihan Umum Raya (Pemira) yang merupakan mekanisme internal partai itu dalam menentukan calon presiden.

"Kalau Demokrat melakukan konvensi untuk mencari figur capres, maka kami akan menggunakan cara unik yang disebut Pemira," kata Sekretaris Umum DPW PKS Maluku Suhfi Madjid di Ambon, Selasa.

Capres yang didapat lewat Pemira inilah yang akan diusung parpol berlambang padi dan kapas itu untuk disiapkan dalam pesta demokrasi pemilihan umum Presiden dan Wapres RI 2014 mendatang.

Anggota DPRD Maluku asal Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) ini menyebutkan Pemira merupakan model pemilihan umum internal untuk memilih calon presiden dengan melibatkan kader PKS dan struktur partai di semua level.

"PKS akan melibatkan seluruh kader dan struktur partai di semua level dalam Pemira," ungkapnya.

Suhfi yang juga ketua panitia penyelenggara Pemira untuk wilayah Maluku menandaskan, kegiatan ini merupakan hajatan nasional PKS yang akan dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia pada tanggal 29 dan 30 November 2013.

Dengan melibatkan kader dan struktur partai, PKS ingin memastikan aspirasi mereka tentang sosok calon presiden dari PKS.

"Kita ingin mendengar suara kader dan struktur PKS tentang sosok Presiden Indonesia masa depan dari kalangan kader," imbuhnya.

Sebagaimana layaknya pemilu, sistem yang berjalan dalam Pemira juga berbentuk pemungutan suara.

"Kami menyiapkan kertas suara, dan setiap kader serta struktur PKS akan menentukan pilihannya pada kertas suara yang memuat capres-capres dimaksud," jelasnya.

Ada 22 kandidat capres asal PKS yang akan dipilih, dan setiap kader dan struktur akan memilih lima nama.

"Nanti seluruh hasil pilihan dari 11 kabupaten/kota akan direkapitulasi oleh panitia provinsi, selanjutnya dikirim ke DPP PKS untuk dihitung akumulasi nasionalnya,"katanya.

Dari 22 kandidat capres yang telah diedarkan namanya, beberapa di antaranya cukup terkenal, antara lain mantan Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid, Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufry, Menkominfo Tifatul Sembiring, Wakil Ketua DPR Sohibul Imam, Wakil Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.

"Anis Matta, Presiden PKS, juga masuk dalam daftar yang akan dipilih sebagai capres oleh kader dan struktur," tambah Suhfi.

Suhfi juga menandaskan, untuk wilayah Maluku, Pemira akan berlangsung di 11 kabupaten dan kota.

PKS ingin proses demokrasi ini berlangsung dari bawah dengan melibatkan seluruh kader dan struktur di 11 kabupaten dan kota se-Maluku.

"Kita akan memahami, menyerap, dan mendengar suara dari bawah tentang calon presiden yang akan diajukan PKS pada Pilpres 2014 nantinya," ungkap Suhfi Madjid.


Pewarta: Daniel Leonard
: John Nikita S

COPYRIGHT © ANTARA 2026