Ambon (Antara Maluku) - Pasangan Calon Gubernur dan Cawagub Maluku Abdullah Vanath-Marthin Jonas Masspaitella (DAMAI) mengharapkan adanya jawaban resmi dari PDI Perjuangan untuk memberikan dukungan atau tidak dalam pilkada putaran kedua.

"Kami memang baru mengajukan permohonan ke Partai Hanura, PKB, Gerindra dan PDI Perjuangan. Yang sudah memberikan respons itu Hanura dan PKB, sementara PDIP kabarnya akan mengambil posisi netral," kata Abdullah Vanath di Ambon, Rabu.

Tapi dirinya belum menjadikan sikap pengurus DPD PDI Perjuangan lewat media massa itu sebagai rujukan.

Menurut Abdullah Vanath, pihaknya memberikan surat resmi ke DPD dan sejauh ini belum mendapatkan jawaban resmi.

"Sehingga belum bisa dikatakan bahwa mungkin PDIP tidak mendukung, karena saya tidak merujuk pada berita koran dan harus melalui surat resmi," tandasnya.

Sebab dirinya sangat menghargai partai secara organisasi dan tentunya juga diharapkan ada jawaban positif mendukung atau tidak.

"Kalau sudah ada jawaban resmi baru saya berani menyampaikan ke publik," katanya.

Apalagi dirinya baru kembali dari Kabupaten Kepulauan Aru untuk bertemu dengan tim sukses dan pendukung serta simpatisan untuk melakukan konsolidasi serta memberi petunjuk dan mempersiapkan saksi sebagai langkah persiapan menjelang pilkada putaran dua.

Jadi belum mendapat jawaban resmi dari PDI Perjuangan dan Partai Gerindra, kecuali Hanura dan PLB telah memberikan dukungan lewat rekomendasi.

Pewarta: Daniel Leonard
: John Nikita S

COPYRIGHT © ANTARA 2026