Ternate (Antara Maluku) - DPRD Kota Ternate, Maluku Utara (Malut) meminta kepada Pemkot Ternate untuk menyediakan pelayanan transportasi untuk mendukung sektor pendidikan yang masih terkendala, terutama di Pulau Batang Dua dan Moti

Sekretaris Komisi III DPRD Kota Ternate, Yusuop Robo di Ternate, Senin, mengatakan, sesuai hasil reses yang dilakukan anggota DPRD dapil III di Pulau Batang Dua dan Moti banyak terdapat keluhan-keluhan masyarakat mulai dari pelayanan transportasi hingga masalah pendidikan.

Sehingga, dibutuhkan perhatian yang serius dari Pemerintah Kota Ternate, karena rentan kendali antara Batang Dua dan Kota Ternate sangat jauh dan masyarakat Batang Dua sangat mengharapkan bantuan pemerintah dalam hal pelayanan transportasi laut dengan meminta rute fery atau kapal laut yang melayani paling lambat satu hingga dua minggu.

Oleh karena itu, untuk mendukung kesejateraan masyarakat dan sangat penting adalah masalah pendidikan yang belum memadai.

Ia mengatakan, permasalahan pendidikan di wilayah batang dua diantaranya usulan penambahan tenaga guru untuk semua program studi/mata pelajaran sesuai kurikulum di seluruh Sekolah Dasar se- kecamatan Batang dua.

Pasalnya, selama ini tenaga guru yang masih berstatus tenaga sukarela (bukan PNS/PTT), diusulkan untuk ditingkatkan statusnya menjadi tenaga PTT, sementara tenaga guru yang masih berstatus PTT diprioritaskan menjadi PNS, tentunya hal ini harus melalui mekanisme dan prosedur yang berlaku, sehingga tujuan peningkatan kecerdasan bangsa bisa tercapai.

Selain itu, sudah dua tahun terakhir ini pembayaran sertifikasi guru selalu saja menjadi masalah, karena keterlambatan pembayaran. Ini harus menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Ternate sehingga tidak terjadi preseden buruk dalam pengelolaan Keuangan Pemerintah Kota Ternate, ujarnya.

Distribusi tenaga guru juga diharapkan menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Ternate, sehingga tidak terjadi disparitas yang mencolok antara guru-guru yang ada di sekolah Pulau Ternate dan diluar Pulau Ternate, seperti Kecamatan Moti," ujarnya.

Pewarta: Abdul Fatah
: John Nikita S

COPYRIGHT © ANTARA 2026