Ternate (Antara Maluku) - Tim Prapon remaja Maluku Utara (Malut), permalukan tim Prapon remaja Maluku dengan skor cukup telak 13-2 pada pertandingan sepak bola Prapon Wilayah Timur di Stadion Gelora Kieraha Ternate, Senin.

Kemenangan tim Prapon remaja Malut dipersembahkan oleh penyerang Frets Listanto Butuan dan Faid Ongge yang masing-masing mengemas tiga gol (hattrick), Migraf Lestaluhu dan Mustafa Albaar yang masing-masing mencetak dua gol serta Teja Ridwan, Adnan Rahadi dan Alfrito masing-masing menyumbang satu gol.

Sedangkan dua gol balasan tim Prapon remaja Maluku disumbangkan oleh Irsan Lestaluhu dan golnya semua melalui tendangan jarak jauh dari luar kotak penalti, setelah pemain belakang tim Prapon Malut melakukan pelanggaran terhadap penyerang tim Prapon Maluku.

Pertandingan yang disaksikan ratusan penonton itu, di babak pertama, keduanya tampil dengan permainan ofensif, namun di awal menit kelima, pemain tim Prapon Malut Frets Listianto Butuan berhasil merobek jala gawang tim Prapon Maluku sehingga skor berubah 1-0 untuk tim Malut.

Tak berselang lama, tim Prapon Maluku mampu menyamakan kedudukan melalui tendangan jarak jauh Irsan Lestaluhu, setelah pemain tim Prapon Malut melakukan pelanggaran, dengan skor 1-1 itu, kedua tim bermain dengan hati-hati, bahkan tim Prapon Maluku berhasil menguasai pertandingan, namun karena kecermatan pemain tuan rumah, sehingga berhasil perdayai pemain belakang Maluku hingga akhir babak kedua, tim Prapon Malut unggul 6-1.

Di babak kedua, tim Prapon Malut leluasa memainkan permainan cepat dan mampu menggetarkan jala gawang tim Prapon remaja Maluku hingga wasit meniup peluit babak kedua berakhir, skor kemenangan telah diraih tim Prapon Malut dengan skor 13-2 atas tim Prapon Maluku.

Sementara itu, pelatih tim Prapon remaja Malut, Subhan Kodja usai pertandingan mengatakan, kemenangan anak asuhannya karena semuanya melaksanakan seluruh arahan pelatih serta kecermatan dalam memanfaatkan setiap peluang untuk mencetak gol.

Namun, dirinya menyatakan kemenangan tersebut diharapkan tim membuat para pemain tim Prapon remaja Malut berpuas diri, karena masih akan melakoni dua tim yang cukup tangguh yakni Papua dan Papua Barat, apalagi dalam pertandingan melawan Maluku masih terlihat ada sejumlah kekurangan, khususnya pada penjaga gawang.

Sedangkan, pelatih tim Prapon Maluku J Lewkabessy menyatakan kekalahan anak asuhnya terletak pada kelemahan lini belakang dan penjaga gawang, oleh karena itu akan menjadi evaluasi pada dua pertandingan berikutnya melawan Provinsi Papua dan Papua Barat.

Sebelumnya, Ketua Panitia Prapon Sepakbola wilayah Timur, Asghar Saleh mengatakan, ada tim yang ambil bagian pada Prapon tersebut dan yang akan lolos ke PON Jawa Timur dua tim yang meraih juara pool dan runner up.

Pewarta: Abdul Fatah
: John Nikita S

COPYRIGHT © ANTARA 2026