Ternate (Antara Maluku) - Tuan rumah Maluku Utara akhirnya menjuarai Pra-PON remaja wilayah timur setelah berada di posisi teratas dengan tujuh poin seusai pertandingan terakhir yang berlangsung di Gelora Kieraha Ternate, Malut, Jumat.

Dari tiga kali laga itu, tim Pra-PON remaja Malut menjuarai Pra-PON remaja wilayah timur dan didampingi Papua Barat sebagai runner up, sekaligus lolos ke 12 besar PON yang akan berlangsung di Surabaya nanti.

Laga terakhir yang berlangsung di dua tempat berbeda mempertemukan tim Pra-PON Malut versus Papua Barat yang bermain di Gelora Kieraha dan tim Pra-PON Papua menghadapi Pra-PON Maluku yang berlangsung di Lapangan Sango Ternate.

Tim Pra-PON remaja Papua di laga terakhir ini berhasil mengumpulkan poin penuh setelah tim Pra-PON Maluku yang sudah dipastikan tidak lolos, enggan memainkan laga itu.

Sehingga dari tiga kali main, tim Pra-PON Papua berhasil mengoleksi empat poin dari sekali menang, sekali kalah dan sekali draw, sedangkan tim Pra-PON Maluku tiga kali berturut-turut mengalami kekalahan. Sedangkan di tempat lainnya, tuan rumah Pra-PON Malut ditahan imbang Papua Barat dengan skor 2-2, sekaligus memastikan kedua tim ini lolos ke 2 besar yang berlangsung di Surabaya.

Dari hasil itu, tim Pra-PON Malut berhasil mengoleksi nilai tujuh dengan dua kali menang dan sekali draw, sedangkan Papua Barat dengan dua kali imbang dan sekali menang mengumpulkan nilai lima sekaligus lolos ke-12 besar PON di Jawa Timur.

Pelatih Papua Barat, La Andi mengaku terharu, meskipun timnya berada di bawah kekuatan tim Pra-PON Malut, tetapi bisa lolos ke babak selanjutnya setelah menahan tim tuan rumah dengan skor 2-2.

Sementara itu, pelatih Pra-PON Malut, Subhan Kodja menyatakan ketidakpuasaan atas kesalahan yang dilakukan penjaga gawangnya sehingga di injure time, Papua Barat mempu menahan imbang tim tuan rumah dan setelah laga ini, akan fokus melakukan pembenahan, terutama di sektor lini belakang dan akan melakukan variasi penyerangan bagi pemain depan.


Pewarta: Abdul Fatah
: John Nikita S

COPYRIGHT © ANTARA 2026