Ternate (Antara Maluku) - Pemerintah Kota Ternate, Maluku Utara, mengusulkan ke pemerintah provinsi setempat tiga nama yang dianggap layak untuk mengikuti uji kelayakan dan kepatutan calon Sekretaris Kota Ternate yang definitif.

"Usulan tiga nama calon Sekkot Ternate definitif itu telah ditindaklanjuti oleh Pemprov Malut dengan melakukan uji kelayakan dan kepatutan," kata Plt Sekkot yang juga calon Sekkot Ternate M Tauhid Soleman di Ternate, Minggu.

Menurut dia, uji kelayakan dan kepatutan meliputi pemaparan visi misi serta beberapa aspek lain yang berkaitan dengan tugas dan fungsi sekretaris kota.

"Itu meliputi penyampaian visi misi kemudian masalah-masalah sosial kemasyarakatan di Ternate serta solusinya, kemudian soal sumber daya, pengelolaan keuangan dan ketentuan undangg-undang," katanya.

Mengenai hasil fit and proper test, katanya, merupakan kewenangan tim pemprov yang diketuai Sekda Provinsi Malut.

Pemkot Ternate selama setahun terakhir tidak memiliki Sekkot definitif setelah Sekkot Isnain Ibrahim menjalani proses hukum dalam kasus dugaan korupsi pembebasan lahan `watterboom` dan divonis hukuman empat tahun penjara.

Sementara itu, informasi yang diperoleh di Pemprov Malut menyebutkan dari tiga nama yang diusulkan Pemkot Ternate untuk menduduki jabatan sekot, nama M Tauhid Soleman disebut-sebut paling berpeluang untuk menjadi sekot definitif.

Hal ini berdasarkan nomor urut pengusulan sekot, dimana M Tauhid Soleman berada di urutan pertama, disusul Sofyan Wahab serta Mahdi Nurdin.


Pewarta: Abdul Fatah
: John Nikita S

COPYRIGHT © ANTARA 2026