Malra (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara menggelar pasar murah menyambut Idul Fitri 1446 Hijriah.

"Pasar murah  ini  diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Maluku Tenggara di tengah tuntutan efisiensi anggaran pemerintah yang  tentu berdampak pada perekonomian secara luas," kata Bupati Maluku Tenggara Taher Hanubun di Langgur, Selasa.

Menurut dia tahun ini  spesial bagi umat muslim dan umat kristiani, karena perayaan Idul Fitri dan Paskah Kristus dilaksanakan  dalam waktu yang hampir bersamaan.

"Hal ini   membuat kebutuhan masyarakat akan pangan semakin meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, untuk itu, pemerintah daerah kembali menyelenggarakan  pasar murah dan operasi pasar yang rutin dilaksanakan menjelang perayaan hari-hari besar keagamaan," kata dia.


Ia mengatakan program yang  dilaksanakan merupakan bentuk kepedulian sekaligus  kewajiban pemerintah daerah kepada masyarakat, guna membatu  mengurangi beban hidup masyarakat.


Menurutnya pemerintah daerah berkomitmen   hadir  dalam berbagai persoalan yang dialami  masyarakat.

"Program pasar murah  terhadap komoditas sembilan bahan pokok  maupun operasi minyak tanah  merupakan langkah strategis dalam upaya mengendalikan inflasi di daerah yang juga menjadi program Nasional Presiden Prabowo," ujarnya.

"Pasar murah  ini mengutamakan masyarakat  yang membutuhkan uluran tangan guna mengurangi beban hidup,  terutama umat muslim yang akan merakan hari raya Idul Fitri," katanya.

Pasar Murah dan operasi pasar minyak tanah ini menyasar masyarakat sampai pada ohoi  atau desa di wilayah Kei Kecil dan Kei Besar.

"Pasar murah  dilaksanakan pada  19 Maret hingga 25 Maret 2025  diharapkan  dapat menyeimbangkan  kondisi pasar sehingga mampu menekan harga  sembilan bahan pokok sehingga kenaikan  harga barang dapat dikendalikan," katanya.


Bupati mengajak para pengusaha  mengurangi beban masyarakat  melalui karya sosial khususnya  lewat pasar murah jelang hari besar keagamaan.

"Dinas Perindag lakukan inspeksi agar tidak ada  penimbunan sembilan bahan pokok yang dapat memicu melonjaknya harga barang di pasar," katanya lagi.

Ia meminta Dinas Perindag mengecek barang-barang di pasar maupun di toko-toko jangan sampai  ada kedaluwarsa, jika ada pengusaha yang nakal yang sengaja menjual barang kedaluwarsa jangan segan mencabut izin usahanya.  

 



Pewarta: Rilis
Uploader : Moh Ponting

COPYRIGHT © ANTARA 2026