Seluruh peserta, pelatih dan ofisial dipimpin Wakil Wali Kota Ambon, Sam Latuconsina berpawai mengelilingi sebagian besar ruas jalan di pusat Kota Ambon menggunakan mobil, baik terbuka maupun sepeda motor.
Seluruh kontingen yang mengikuti pawai merayakan kemenangan tersebut menggunakan "baju cele" (pakaian khas Maluku, red), seragam resmi yang digunakan peserta kota Ambon saat devile.
Beberapa peserta mendampingi Wakil Wali Kota, Sam Latuconsina yang juga bertindak sebagai ketua kontingen berdiri di atas mobil bak terbuka sambil memperlihatkan piala bergilir Gubernur Maluku maupun piala lainnya yang diraih dalam ajang lomba nyanyi lagu gerejawi tersebut.
Di sepanjang ruas jalan yang dilewati petugas dinas informasi dan komunikasi (Infokom) menggunakan mobil penerangan, sibuk menyampaikan prestasi yang diraih kontingen tuan rumah dalam ajang bergengsi tersebut.
Disepanjang ruas jalan yang dilewati para peserta mendapatkan sambutan hangat dan meriah dari warga Kota Ambon yang saat bersamaan baru selesai melaksanakan aktivitas perkantoran maupun sekolah.
Sebagian warga melambaikan tangan kepada seluruh peserta, serta memuji kehandalan dan prestasi yang diraih kontingen Kota Ambon tersebut.
"Kota Ambon layak menjadi juara umum karena penampilan dan kualitas suara penyanyi di 10 kategori yang diikuti sangat berbobot," ujar sejumlah warga.
Wakil Wali Kota Sam Latuconsina, menyatakan kegembiraan atas prestasi yang diraih kontingen yang dipimpinnya tersebut.
"Ini prestasi optimal yang diraih dan dipersembahkan untuk seluruh warga Kota Ambon," katanya.
Sam mengatakan, akan melakukan perbaikan terhadap kekurangan yang terjadi berdasarkan masukan yang disampaikan dewan juri, sehingga pada lomba serupa tahun 2017 dapat mempertahankan gelar juara umum.
"Saya harus mengakui bahwa masih banyak kekurangan yang perlu dibenahi dan menjadi catatan penting dalam mempersiapkan kontingen Kota Ambon pada ajang lomba Pesparawi X di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) tahun 2017, sehingga prestasi yang diraih ini dapat dipertahankan," katanya.
Lomba banding nyanyi lagu gerejawi yang berakhir pada Kamis (13/11) malam tersebut menempatkan Kota Ambon sebagai juara umum sekaligus mengandaskan ambisi kabupaten Maluku Tengah (Malteng) sebagai juara umum tahun 2011.
Kontingen Kota Ambon meraih lima gelar juara dari 10 kategori yang dilombakan yakni pada kategori Solo anak 9-12 tahun, solo remaja putra, paduan suara laki-laki, wanita dan paduan suara remaja.
Selain itu juara II pada empat kategori yakni solo anak usia 7-8 tahun, solo remaja putri, vokal grup, serta paduan suara dewasa campuran dan juara ketiga pada paduan suara anak.
Sedangkan Malteng berada di posisi kedua dengan menggondol tiga gelar juara pertama masing-masing untuk kategori paduan suara dewasa campuran yang merupakan nomor paling bergengsi, paduan suara anak dan solo remaja putri.
Malteng yang pada lomba yang sama tahun 2011 meraih juara umum juga memperoleh empat gelar juara II di kategori paduan suara laki-laki, wanita, paduan suara remaja dan solo anak usia 9-12 tahun, serta juara III pada solo anak usia 7-8 tahun.
Pewarta: Jimmy Ayal: John Nikita S
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.