Ambon (Antara Maluku) - Devisi Regional (Divre) Perum Bulog Maluku kembali mendatangkan beras sebanyak 2.000 ton dari Sulawesi Selatan guna menambah stok yang ada menghadapi perayaan Natal 25 Desember 2014 dan Tahun baru 1 Januari 2015.

"Beras tersebut sudah ada, sementara diturunkan dari kapal di pelabuhan Yos Soedarso Ambon," kata Said Mohamaad staf Bulog Maluku yang masuk dalam tim pengendali inflasi daerah (TPID) Maluku di Ambon, Selasa.

Ia menjelaskan, dengan bertambahnya 2.000 ton beras maka ketahanan stok beras di gudang Bulog Maluku sampai akhir tahun 2014 atau bisa mengisi permintaan pasar hingga dua bulan kedepan.

"Jadi stok beras yang ada di Perum Bulog Maluku menjelang perayaan Natal 25 Desember 2014 dan memasuki tahun baru 1 Januari 2015 tetap aman," katanya.

Sedangkan stok yang dikuasai Bulog Maluku sampai dengan hari Senin (15/12) 2014 sebanyak 6.152 ton dan tersebar di gudang Air Salobar, Kelurahan Nusaniwe, Desa Galala, Kota Ambon dan gudang yang ada di Desa Tulehu, Kabupaten Maluku Tengah, dan di Mako, Kabupaten Buru.

Selain itu Bulog Maluku juga mendukung pelaksanaan pasar murah yang dilakukan Pemerintah Provinsi Maluku, Bulog Maluku juga sudah siapkan 1,5 ton beras.

"Kami juga masih melaksanakan operasi pasar (OP) dengan menjual beras Rl7.250/kg yang dilakukan sejumlah pedagang yang ada di pasar Mardika dan Batu merah," ujarnya.

Pewarta: John Soplanit
: John Nikita S

COPYRIGHT © ANTARA 2026