Ternate (Antara Maluku) - Satuan Polisi Pamong Praja (Sat PP) Kota Ternate, Maluku Utara (Malut) melakukan razia terhadap pelajar yang berkeliaran di luar sekolah saat jam belajar sebagai upaya mencegah tawuran.

Kepala Seksi Operasi Satpol PP Kota Ternate Fandi Mahmud mengatakan di Ternate, Rabu, dalam razia yang dilakukan pada Rabu pagi, petugas mengamankan 17 pelajar SMA dan SMP yang berada di jalan dan pusat permainan anak.

Para pelajar tersebut digiring ke kantor Wali Kota Ternate untuk diberi pembinaan dan pengarahan untuk kemudian dikembalikan kepada sekolah masing-masing. Pihak sekolah pun diminta meningkatkan pengawasan terhadap para pelajarnya.

"Para siswa tersebut juga disuruh menandatangani pernyataan untuk tidak lagi berkeliaran di luar sekoalah saat jam belajar. Jika mereka melanggar dan terjaring kembali, maka akan diberi sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku," katanya.

Razia terhadap pelajar di Ternate yang berkeliaran di luar sekolah saat jam belajar akan terus dilakukan Satpol PP sebagai tindak lanjut dari kerja sama antara Dinas Pendidikan Nasional Kota Terante dengan Kantor Satpol PP Kota Ternate.

Ia mengatakan, di Kota Ternate sering terjadi tawuran antar-pelajar dan salah satu penyebabnya adalah adanya pelajar yang berkeliaran di luar sekolah saat jam belajar yang tidak jarang mereka sempat mengkonsumsi minuman keras yang banyak dijual secara sembunyi-sembunyi di daerah ini.

Oleh karena itu, Sapol PP Ternate bekerja sama dengan aparat kepolisian juga terus melakukan razia terhadap panjualan minuman keras di daerah ini, di antaranya dengan cara melakukan pengawasan pada semua pelabuhan yang diduga menjadi pintu masuk minuman keras di Ternate.

Ia menambahkan, Satpol PP Ternate juga akan melakukan razia rumah-rumah kos di Ternate, karena ada dugaan bahwa banyak rumah kos di daerah yang dimanfaatkan untuk tempat prostitusi atau tempat tinggal pasangan tanpa nikah.


Pewarta: Abdul Fatah
: John Nikita S

COPYRIGHT © ANTARA 2026