"Sedangkan secara nasional mengalami Deflasi sebesar 0,24 persen dengan indeks harga konsumen sebesar 118,71. Dari 82 kota IHK, 31 kota mengalami inflasi, dimana Inflasi tertinggi terjadi di Kota Ambon 2,37 persen, Kota Merauke 1,73 persen dan Kota Balikpapan 1,69 persen," kata Kepala BPS Malut M Habibullah di Ternate, Senin.
Ia mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan BPS Provinsi Malut pada pasar tradisional dan pasar modern di wilayah Kota Ternate, bulan Januari 2015 terjadi deflasi 0,55 persen, atau terjadi penurunan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 122,30 pada Desember 2014, menjadi 121,63 pada Januari 2015.
Menurut dia, jika dilihat dari tingkat inflasi tahun kalender dan tingkat inflasi year on year yaitu masing-masing sebesar -0,55 persen dan 8,26 persen dan pada Januari 2015, semua kelompok pengeluaran mengalami inflasi.
Adapun perubahan indeks harga konsumen (IHK) masing-masing kelompok pengeluaran tersebut adalah kelompok bahan makanan -0,62 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,11 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar 0,45 persen, kelompok sandang 2,30 persen, kelompok kesehatan 0,59 persen, kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga -0,56 persen, serta kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan -6,09 persen.
Ia menambahkan, ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga pada Januari 2015 antara lain beras, cakalang segar, kembung/gembung, lolosi, ekor kuning, telur ayam ras, wortel, tomat sayur, tempe, bawang merah, semen, tarif sewa rumah dan baju anak stelan.
Sedangkan komoditas yang mengalami penurunan harga adalah: daging ayam ras, bubara, tongkol, selar/tude, malalugis/sorihi, cabai merah, cabai rawit, buku tulis bergaris, televisi berwarna, bensin, tarif angkutan dalam kota dan tarif angkutan udara.
Habibullah mengakui, pada Januari 2015, menurut kelompok pengeluaran adalah kelompok bahan makanan 0,62 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,11 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar 0,45 persen, kelompok sandang 2,30 persen, kelompok kesehatan 0,59 persen, kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga -0,56 persen, serta kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan -6,09 persen.
"Dan inflasi year on year Kota Ternate yaitu masing-masing sebesar -0,55 persen dan 8,26 persen, sedangkan laju inflasi tahun kalender dan inflasi year on year Nasional yaitu masing-masing sebesar -0,24 persen dan 6,95 persen," katanya.
Pewarta: Abdul Fatah: John Nikita S
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.