"Untuk pekerjaan normalisasi kali mati atau barangka Tugurara, dijadwalkan akan dilakukan pada Senin pekan depan dengan sumber anggaran berasal dari APBN sebesar Rp3,1 miliar," kata Kepala BPBD Kota Ternate, Hasyim Yusuf di Ternate, Selasa.
Ia mengakui anggaran sebesar Rp3,1 miliar lebih tersebut dibagi menjadi dua pekerjaan, yakni normalisasi Baliora dan pembuatan talud di kawasan Tugurara.
"Untuk pekerjaan normalisasi barangka Baliora sudah dilakukan tiga hari lalu," kata Hasyim.
Kedua kegiatan tersebut, kata dia, diusahakan selesai sesuai jadwal yakni bulan Mei 2015, tetapi diarahkan ke pihak rekanan agar sebelum bulan Mei sudah bisa selesai.
Normalisasi barangka Baliora dan Tugurara dikelola oleh dua instansi, masing-masing BPBD dan Kementerian PU Balai Sungai.
Balai Sungai akan mengerjakan mulai dari batas jembatan sekolah SMKN 2 Ternate hingga ke jembatan Tubo, dan dari batas jembatan STM hingga ke pantai.
"Namun demikian, kami saat ini masih berkoordinasi dengan masyarakat setempat untuk menjelaskan dampak positif pengerjaan proyek tersebut, karena di area pekerjaan itu masih ada lahan dan bangunan rumah warga sehingga kami harus komunikasi dulu dengan mereka," kata Hasyim.
"Kalau mereka setuju mau dikerjakan maka kami akan kerjakan, tapi kalau mereka tidak setuju maka kami akan lewati wilayah kerja itu, karena biar bagaimanapun itu masih lahan mereka," tambahnya.
Dia berharap masyarakat dapat memahami pentingnya normalisasi barangka untuk mengantisipasi banjir agar tidak membahayakan keselamatan mereka.
Pewarta: Abdul Fatah: John Nikita S
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.