Ambon (Antara Maluku) - Kepala Balai Pendidikan dan Latihan Pertanian (BPLP) Maluku Martha Batseba Pattinama meminta Bintara Bina Desa (Babinsa) Kodam XVI/Pattimura untuk mengaplikasikan ilmu yang diterima selama pelatihan bimbingan teknis (Bimtek) peningkatan produksi padi kepada petani di Maluku.

"Ilmu yang diterima selama pelatihan dapat diaplikasikan di tempat tugas masing-masing, karena materi yang didapat bisa menjadi pegangan saat mendampingi para petani," katanya, saat menutup Bimbingan Teknis Peningkatan Produksi Padi Daerah Maluku, di Ambon, Jumat.

Acara penutupan diihadiri Wakil Asisten Teritorial Kodam XVI/Pattimura Letkol Inf J Lumbantoruan, pejabat Kodam lainnya dan pejabat BPLP serta pejabat Widyaiswara.

Menurut dia, para Babinsa yang mengikuti pelatihan selama tiga hari (11-13 Maret), banyak mendapat pengalaman dan akan terpanggil untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang diberikan kelak.

Tantangan untuk mewujudkan swasembada pangan khusus beras yang ditargetkan bisa memproduksi padi sebanyak 1.200 ton pada tahun 2017 di Maluku, sebagaimana diamanatkan Gubernur Maluku Said Assagaff pada pembukaan Bimtek, menjadi motivasi untuk menggerakkan segala kemampuan yang dimiliki.

Karena itu, para Babinsa diminta membenahi kemampuan dan potensi masing-masing agar dapat memberi kontribusi positif bagi peningkatan swasembada padi, jagung dan kedele.

"Saya yakin mereka dapat menjadi pembimbing dan pendorong yang baik bagi para petani untuk bisa bergerak lebih cepat dalam mengelolah lahan pertanian," kata Martha.

Ia mengakui bahwa waktu yang disediakan untuk pelatihan sangat singkat. Karena itu, diminta kepada para Babinsa untuk terus belajar dan memanfaatkan ilmu yang diperoleh selama pelatihan.

Martha mengingatkan para Babinsa bahwa petani lebih pandai dan pintar dalam bidang pertanian, tetapi kurang cepat bergerak mengolah lahan. Karena itu para Babinsa juga bisa belajar dari petani tentang ilmu pertanian.

"Saya minta bapak-bapak belajarlah ilmu pertanian dari petani. Saya juga dulu belajar dan tinggal bersama dengan petani sehingga mengetahui ilmu mereka," katanya.

Pewarta: Finus

COPYRIGHT © ANTARA 2026