Ternate (Antara Maluku) - Pemerintah Kota Ternate, Maluku Utara (Malut) menilai harga sejumlah bahan kebutuhan pokok pasca-naiknya harga bahan bakar minyak (BBM) per 28 Maret 2015 lalu hingga saat ini masih relatif stabil.

"Sejauh ini belum ada kenaikan harga secara signifikan, terutama untuk harga sembako tidak terjadi kenaikan," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ternate M Arif Abdul Gani di Ternate, Jumat.

Arif mengatakan, harga sembako dan kebutuhan lainnya di pasaran masih bertahan sampai saat ini, kecuali harga beras yang naik karena terjadi kegagalan panen di Pulau Jawa.

"Semua stok masih aman, meskipun harga BBM naik, kecuali harga beras itu sedikit mengalami kenaikan, tetapi itu bukan karena kenaikan harga BBM, tetapi lebih pada kegagalan panen di Jawa akibat cuaca buruk yang terjadi beberpa waktu lalu," katanya.

Menurut dia, harga rata-rata bahan pokok masih relatif sama dari sebelum harga BBM dinaikkan dan Disperindag belum melihat setelah kenaikan harga BBM, lalu kemudian berpengaruh terhadap harga-harga kebutuhan pokok saat ini, saat ini masih aman, bahkan petugas Disperindag juga turun ke lokasi untuk mengetahui harga terbaru bahan kebutuhan pokok masyarakat.

Kendati demikian, Arif juga memprediksi bahwa tidak menutup kemungkinan harga sembako akan bergerak naik, dengan alasan karena saat ini pihaknya telah memperoleh informasi akan adanya penyesuaian tarif kapal kontainer yang biasanya digunakan para pemasok barang dalam mengimpor barang kebutuhan pokok masyarakat dari Pulau Jawa ke Kota Ternate.

"Kita dapat informasi, katanya akan ada kenaikan harga kapal besar seperti kapal kontainer, dan kapal-kapal yang yang biasa digunakan pemasok dalam mengimpor barang, jadi tidak menutup kemungkinan harga kebutuhan masyarakat akan naik, tetapi kalaupun prediksi itu benar-benar terjadi maka kita siap untuk sosialisasi daftar harga terbaru, karena menyangkut dengan naik turunnya harga barang di pasaran itu sudah menjadi hukum pasar," ujarnya.

Walaupun ada indikasi terjadinya pergerakan harga bahan kebutuhan pokok masyarakat tersebut, Arif tetap optimistis dan memastikan bahwa stok barang kebutuhan masyarakat masih tetap aman hingga enam bulan ke depan.

"Kita akan punya stok masih bisa bertahan sampai enam bulan ke depan, jadi tidak perlu dikhawatirkan, kebutuhan masyarakat di Kota Ternate masih aman dan harganya tetap terjangkau," katanya.

Pewarta: Abdul Fatah
: John Nikita S

COPYRIGHT © ANTARA 2026