Ambon (ANTARA) - Kepolisian Daerah (Polda) Maluku menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui empat peran prioritas strategis.

Empat prioritas strategis yang harus dijalankan oleh seluruh jajaran kepolisian, yaitu, menjamin keselamatan dan keamanan masyarakat, memberikan pelayanan prima serta penegakan hukum yang adil, berperan aktif mendukung program pemerintah dan membina sumber daya kepolisian yang profesional, bermoral, dan modern.

“Keempat peran ini adalah fondasi dalam membangun institusi Polri yang profesional, modern, dan humanis, serta mampu menjawab berbagai tantangan di tengah masyarakat,” kata Kapolda Maluku Irjen Pol. Dadang Hartanto, di Ambon, Sabtu.

Hal ini disampaikannya langsung saat kunjungan kerja ke Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) dan Kota Tual. Dalam kunjungan yang didampingi Wakapolda Maluku Brigjen Pol Imam Thobroni, serta sejumlah pejabat utama Polda Maluku, Kapolda memberikan arahan langsung kepada personel Polres Tual, Polres Malra, dan Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Maluku.

Kapolda menegaskan, kunjungan kerja ini bukan sekadar agenda formal, melainkan bentuk kepedulian pimpinan terhadap kondisi personel di lapangan. Ia juga menyoroti pentingnya dukungan sarana dan prasarana yang memadai agar anggota Polri dapat bekerja cepat, tepat, dan responsif.

Kapolda menyebut salah satu faktor utama yang mengganggu stabilitas keamanan di Maluku adalah masih maraknya pola perilaku kekerasan di masyarakat.

Untuk itu, ia mendorong seluruh jajaran agar mampu melakukan deteksi dini dan peringatan dini, membangun komunikasi yang efektif dengan seluruh elemen masyarakat, menyentuh tokoh adat, tokoh agama, pemuda, pelajar, hingga kaum perempuan, sebagai bagian dari strategi membangun kehidupan sosial yang damai dan harmonis.

Lebih lanjut, Kapolda menegaskan pentingnya integritas moral, kemampuan teknis, dan disiplin hukum dalam setiap individu Polri. Ia mengingatkan, Polri harus hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelayan dan pelindung masyarakat.

“Polri harus hadir sebagai institusi yang simpatik, profesional, menjunjung tinggi HAM, dan memberikan keadilan,” tegasnya.

Kapolda juga menekankan pentingnya sinergisitas lintas sektor, peningkatan hubungan baik dengan berbagai pihak, serta pentingnya mendengar aspirasi masyarakat sebagai wujud dari Polri yang responsif dan terpercaya.

Arahan strategis ini diharapkan tidak hanya menjadi pedoman kerja, tetapi juga inspirasi moral bagi seluruh personel Bhayangkara di Maluku. Dengan semangat kebersamaan dan tekad yang kuat, Polda Maluku optimis mampu menghadirkan rasa aman, keadilan, dan kedamaian bagi seluruh masyarakat.



Pewarta: Winda Herman
Editor : Moh Ponting
COPYRIGHT © ANTARA 2026