"Ada daging sapi yang hendak dibawa ke Sulawesi melalui jasa Fery, sehingga kami imbau kepada pemerintah untuk mengantisipasi hal ini, menyusul terjadinya gejolak terhadap persoalan harga daging Sapi," kata Ketua Penjual Daging Kota Ternate Husen di Ternate, Rabu.
Oleh karena itu, pihaknya sangat membutuhkan stok daging sapi untuk dijual di Ternate, apalagi saat ini, selama satu bulan lebih pascanaiknya harga daging sapi yang kian melonjak pada tingkat nasional.
Daging sapi dibawa melalui jalur Sidangoli ke Pelabuhan Feri dan feri langsung berangkat dan kalau dari Subaim bawaannya ke Papua dan itu diminta kepada pemerintah Provinsi khususnya agar tolong mengontrol persoalan ini karena dikhawatirkan terjadi berbagai masalah ke depan.
Husen menambahkan, dengan adanya sapi dijual di luar dari Malut, sudah seharusnya menjadi tanggung jawap para pemerintah provinsi agar hal semacam ini tidak terjadi lagi karena dapat mengancam ketersediaan kebutuhan harga daging yang ada di Kota Ternate.
Sementara itu, Dinas Pertanian Malut menyatakan, tidak lagi kesulitan hewan kurban, baik sapi mapun kambing untuk kebutuhan pada hari raya Idul Adha seiring dengan semakin banyaknya masyarakat yang mengembangkan kedua jenis ternak itu.
Kepala Dinas Pertanian Malut Musdalifa Ilyas ketika dihubungi mengatakan, dulunya Malut harus mendatangkan hewan kurban dari provinsi lain, seperti dari Sulawesi Utara dan Sulawesi Selatan, tetapi sekarang tidak lagi karena hewan kurban khususnya sapi dan kambing di daerah ini sudah cukup banyak.
Bahkan khusus untuk ternak kambing, populasinya sudah mencapai puluhan ribu ekor tersebar di sejumlah kabupaten/kota, seperti Pulau Morotai dan Halmahera Barat, selain memenuhi kebutuhan hewan kurban di Malut, juga bisa memenuhi kebutuhan dari provinsi lain di wilayah Indonesia Timur kalau ada yang membutuhkan.
Dia mengatakan, Pemprov Malut dan seluruh pemkab/pemkot di daerah ini selama ini telah melakukan berbagai program untuk mendorong percepatan pengembangaan ternak sapi dan kambing, di antaranya dengan memberikan bantuan bibit kepada masyarakat.
Pewarta: Abdul Fatah: John Nikita S
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.