Malra (ANTARA) - Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Langgur menggelar Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana ke-21 Tahun Akademik 2024/2025 meluluskan 26 sarjana pada momentum tersebut.
Prosesi wisuda berlangsung khidmat mulai dari pembukaan rapat senat, pembacaan keputusan kelulusan, hingga pelantikan sarjana baru oleh Ketua STIA Langgur Drs Jhon S. C. Hoekoeboen, M.Si.
Kegiatan berlangsung di Aula Balai Ohoi Langgur ini dihadiri Wakil Bupati Maluku Tenggara, pejabat LLDIKTI XII, para orang tua dan pimpinan OPD. Langgur. Kamis,(20/11).
Acara dimeriahkan kolaborasi tarian daerah dari Kei, NTT, Tanimbar dan Ambon.
Wakil Bupati Maluku Tenggara Charlos Viali Rahantoknam memberikan apresiasi kepada seluruh wisudawan.
Ia menekankan kelulusan bukan akhir dari perjalanan, tetapi awal untuk menghadapi dunia kerja yang penuh tantangan.
“Kemampuan beradaptasi dan kreativitas sangat dibutuhkan. Literasi digital menjadi keterampilan dasar di era teknologi saat ini," ujarnya.
Wabup juga mendorong lulusan STIA Langgur untuk tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi mampu menciptakan lapangan kerja baru melalui inovasi dan pemanfaatan teknologi digital.
Pemerintah daerah, kata Wabup, terus membuka ruang kolaborasi dengan perguruan tinggi dan pelaku usaha untuk mendorong pertumbuhan UMKM serta transformasi digital di Maluku Tenggara.
Sementara itu Ketua STIA Langgur Drs. Jhon S. C. Hoekoeboen, M.Si dalam laporannya menyampaikan kampus tersebut kini berusia 23 tahun dan telah menghasilkan 1.137 lulusan.
Saat ini STIA Langgur memiliki 278 mahasiswa aktif, dengan seluruh institusi dan program studi telah mengantongi akreditasi dari BAN-PT.
Ia menegaskan komitmen kampus untuk terus mencetak lulusan yang memiliki kompetensi akademik dan karakter profesional.
Ketua STIA Langgur juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah, LLDIKTI XII, yayasan, dosen, serta orang tua wisudawan yang telah mendukung perjalanan akademik mahasiswa.
Dirinya berharap lulusan terus menjaga integritas, meningkatkan kompetensi, dan membawa nama baik almamater di tengah masyarakat.
Momentum wisuda tahun ini juga menetapkan tiga lulusan terbaik, yakni Yudistin Enjelita (IPK 3,72), Martha Matwear (IPK 3,66), dan Wilhelmina Lamere (IPK 3,52). Ketiganya mendapat apresiasi khusus dari pimpinan kampus. (DS).
Pewarta: RilisUploader : Moh Ponting
COPYRIGHT © ANTARA 2026