Ternate (ANTARA) - Kodam XV/Pattimura meredam konflik antarwarga di Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, secara humanis melalui dialog dan pendekatan persuasif guna menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut.
Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto di Halmahera Tengah, Kamis, langsung turun ke lokasi dan hadir di tengah dua kelompok warga yang bertikai pascakonflik antarawarga Desa Sibenpopo dan Desa Banemo, sebagai bentuk respons cepat TNI bersama pemerintah daerah.
“Kami dari TNI berkomitmen untuk terus hadir sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan serta membantu mengatasi kesulitan rakyat di wilayah. Personel pengamanan telah kami tambah sekaligus untuk membantu pembangunan kembali rumah warga maupun sarana umum yang rusak, agar aktivitas masyarakat normal kembali,” ujar dia
Ia menjelaskan, kehadirannya bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bertujuan memastikan situasi tetap kondusif sekaligus memberikan dukungan moril berupa penguatan psikologis dan bantuan materiil kepada masyarakat terdampak, serta mendorong penyelesaian konflik melalui dialog yang konstruktif.
Dalam kunjungan tersebut, Pangdam berdialog langsung dengan warga dari kedua desa guna meredakan ketegangan dan mengimbau masyarakat agar tetap menjaga ketenangan, mempererat persaudaraan, serta tidak mudah terprovokasi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Selain itu, Pangdam juga meninjau langsung lokasi terdampak konflik di Desa Banemo dan Desa Sibenpopo untuk melihat kondisi riil di lapangan, termasuk tingkat kerusakan akibat peristiwa tersebut.
Kemudian, sebagai bentuk kepedulian, TNI bersama pemerintah daerah turut menyalurkan bantuan sosial kepada warga terdampak.
Hingga saat ini, kondisi di kedua desa sudah aman dan terkendali, namun personel gabungan TNI dan Polri masih disiagakan untuk menjaga stabilitas keamanan serta mengantisipasi potensi gangguan lanjutan.
Guna mempercepat pemulihan, dilakukan penambahan personel TNI yang difokuskan membantu rehabilitasi rumah warga secara gotong royong bersama masyarakat.
Tercatat sebanyak 78 unit rumah, satu unit pos kamling, serta satu unit gereja mengalami kerusakan dan menjadi prioritas utama dalam proses perbaikan.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kodam Pattimura redam konflik di Halmahera Tengah secara humanis
Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul AzisEditor : Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026