Ternate (ANTARA) - Aparatur Sipil Negara (ASN) berperan strategis tidak hanya sebagai pelaksana kebijakan publik, tetapi juga sebagai perekat dan pemersatu bangsa. Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum (Kemenkum) Maluku Utara (Malut), Budi Argap Situngkir (BAS) menyampaikan bahwa di tengah keberagaman suku, agama, ras, dan budaya di Indonesia, ASN dituntut hadir sebagai figur yang menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan serta menjaga harmonisasi sosial di tengah masyarakat.

“Sebagai abdi negara, ASN khususnya di lingkungan Kanwil Kemenkum Malut memiliki tanggung jawab moral dan profesional untuk bersikap netral, adil, dan berperan memperkuat persatuan bangsa. Serta mengedepankan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi maupun golongan,” ungkap Argap saat memimpin apel Senin pagi (6/4/2026). 

Argap mendorong hal itu menyusul konflik antar warga yang terjadi di Halmahera Tengah (Halteng) yang dapat dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu dalam memecah belah harmoni di antar warga. 

“Di tengah situasi konflik, ASN patut mengedepankan penyelesaian masalah tanpa masalah. Terlebih melalui layanan Pos Bantuan Hukum (Posbankum) yang telah tersedia pada seluruh desa maupun kelurahan di Maluku Utara,” lanjut Argap. 

Sikap ini menjadi fondasi penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah sekaligus mencegah potensi konflik sosial yang dapat mengancam keutuhan bangsa.

Argap menambahkan bahwa peran ASN sebagai pemersatu bangsa tercermin dalam berbagai aspek pelayanan publik. Dalam setiap interaksi dengan masyarakat, ASN dituntut untuk memberikan pelayanan tanpa diskriminasi, menghormati perbedaan, serta mengedepankan nilai toleransi. Hal ini menjadi kunci dalam menciptakan suasana kondusif di tengah masyarakat yang majemuk.

“Di era digital saat ini, tantangan yang dihadapi ASN semakin beragam, termasuk maraknya penyebaran informasi hoaks dan ujaran kebencian yang dapat memecah belah masyarakat. Oleh karena itu, ASN dituntut untuk cerdas bermedia, mampu menyaring informasi, serta turut mengedukasi masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak benar,” lanjutnya. 

Dengan peran strategis tersebut, ASN diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam merawat kebhinekaan Indonesia. Melalui sikap profesional, netral, dan berintegritas, ASN dapat terus memperkuat persatuan dan kesatuan, demi terwujudnya Indonesia yang damai, harmonis, dan sejahtera.



Pewarta: Abdul Fatah
Editor : Luqman Hakim

COPYRIGHT © ANTARA 2026