Faktor agama dan budaya merupakan dua elemen dasar yang harus dijadikan perekat berbagai elemen masyarakat dalam membangun Maluku demi peningkatan kesejahterakan di masa depan. Ketua Panitia Musyawarah Wilayah II PKS Maluku, Fachri Alkatiri, kepada ANTARA di Ambon, Senin, mengatakan, "Partai Keadilan Sejahtera melihat dua faktor ini tidak bisa dipisahkan karena keberadaannya sangat kuat untuk mengukuhkan kebersamaan seluruh elemen dalam memajukan daerah ini." Sebagai parpol yang dikenal religius, katanya, PKS meyakini agama apa pun mendorong umat untuk melakukan hal-hal positif bagi lingkungan dan masyarakat tempatnya berada. Menurut Fachri, agama bisa menjadi faktor positif yang kuat dalam mempengaruhi pemeluknya agar berupaya menjadikan daerahnya berkembang ke arah yang lebih baik. "Dan, masyarakat Maluku sejak dulu dikenal taat beragama," katanya. Di samping agama, lanjut Fachri, budaya Maluku yang mempersatukan masyarakatnya juga perlu mendapat perhatian besar. "Kedekatan hubungan antarwarga masyarakat ini akan mensinergikan berbagai potensi dan kekuatan untuk melakukan perubahan ke arah kehidupan yang baik di Maluku," katanya. "PKS par samua" Menyinggung tentang Muswil PKS Maluku ke II, yang dijadwalkan berlangsng mulai tanggal 22-24 Oktober 2010, Fachri menyatakan pertemuan itu akan mengusung tema "PKS par Samua" (PKS untuk semua), yang merupakan turunan tema Munas PKS beberapa waktu lalu. "Melalui tema ini PKS berharap dapat membangun kebersamaan di tengah masyarakat Maluku yang heterogen." katanya. Ia menambahkan, PKS menyadari dirinya merupakan unsur dalam masyarakat, dan karena itu harus siap untuk hadir bersama dan bersinergi dengan semua elemen lain guna membangun Maluku secara maksimal. Muswil partai berlambang padi dan kapas ini direncanakan dibuka ketua Dewan Syariah DPP PKS, DR. Suratman Hidayat, kemudian dan dihadiri anggota legislatif PKS dari 11 kabupaten/kota se Maluku. "Facri Hamzah atau Mustafa Kamal selaku ketua frasi PKS DPR RI diharapkan dapat hadir," katanya. Untuk meramaikan acara Musyawarah Wilayah, penyelenggara juga akan mengadakan seminar seminar optimalisasi peran PKS di tengah pluralitas masyarakat, menghadirkan tokoh agama dan budayawan Maluku sebagai pembicara. Selain itu, juga akan digelar bazaar sembako murah,  pengobatan gratis dan hiburan.


:

COPYRIGHT © ANTARA 2026