Malra (ANTARA) - Bupati Maluku Tenggara Muhamad Thaher Hanubun melantik dan mengambil sumpah puluhan pejabat administrator dan pejabat pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten.
Usai melantik para pejabat administrator dan pengawas di Langgur, Sabtu Bupati Thaher Hanubun secara khusus mengumumkan Surat Keputusan (SK) empat jabatan Pelaksana Tugas (PLT) guna mengisi kekosongan dan melanjutkan pelayanan pemerintahan.
Bupati menunjuk Muhammad Dahlan Tamher sebagai Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Maluku Tenggara,Plt. Kepala BKPSDM Aisyah Fatima Borut. Plt. Kepala Bagian Umum Ester Revo, dan Plt Kepala DPKKB Hasyim Rengil.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan pelantikan dan rotasi jabatan merupakan penyegaran birokrasi serta langkah strategis meningkatkan kinerja aparatur pemerintahan daerah.
“Pelantikan ini bukan sekadar formalitas, tetapi penataan organisasi untuk memperkuat pelayanan publik dan mempercepat pelaksanaan program pembangunan daerah,” kata dia.
Bupati menjelaskan, mutasi dan rotasi dalam sistem birokrasi yang dilaksanakan adalah hal biasa dalam pemerintahan, pengisian jabatan harus didasarkan pada kualifikasi, kompetensi dan kinerja setiap aparatur.
"Mungkin saja dalam proses pelantikan ini, ada jabatan yang cocok dan ada yang tidak. Itu hal yang biasa dalam birokrasi. Karena sebagai seorang pemimpin pasti tahu apa yang dia lakukan," ujarnya.
Menurutnya, bisa saja rotasi jabatan yang dilakukan dalam rangka menambah wawasan tidak hanya pada satu dinas tetapi berpindah ke dinas yang lain. Siapa tahu satu saat diberikan jabatan yang lebih tinggi.
"Mutasi atau rotasi harus lebih dimaknai sebagai bagian dari pembinaan aparatur. Sebagai kebijakan dan manajemen ASN yang berdasarkan pada kualifikasi, kompetensi, dan kinerja, yang diberlakukan secara adil dan wajar dengan tanpa diskriminasi," ulasnya.
Bupati menginstruksikan para pejabat pada lingkup Pemkab Malra untuk bekerja dengan ikhlas dan tulus membangun negeri. Ia berharap pejabat dapat berkomitmen mengedepankan prinsip dalam upaya memajukan pembangunan di Maluku Tenggara.
“Para pejabat hendaknya memiliki visi dan komitmen yang sama untuk bekerja sebagai tim work. Kapasitas dan kompetensi yang dimiliki harus dapat ditunjukan dalam upaya pencapaian tugas dan fungsi organisasi. Saya harap, dapat membantu saya memberikan konsep brilian guna kemajuan Maluku Tenggara,” kata dia meminta.
Menurutnya pengembangan karir berbasis kompetensi perlu terus dilakukan sebagai upaya sistematis membangun karir individu berdasarkan standar kompetensi yang jelas dan terukur, serta relevan dengan kebutuhan jabatan.
"Dalam birokrasi modern kita harus berani meninggalkan zona nyaman," katanya.
Ia menyebut, penyegaran organisasi dan inovasi merupakan konsep yang saling mengaitkan dalam upaya meningkatkan kinerja.
"Inovasi merupakan tindakan kreatif menciptakan metode baru dan dilaksanakan. inilah konsep birokrasi modern yang melayani dengan cepat transparan dan fokus pada hasil dan kepuasan masyarakat," ujarnya.
Bupati menyatakan tantangan yang dihadapi saat ini adalah bagaimana memajukan daerah untuk mampu bersaing dengan beberapa daerah di Provinsi Maluku dan daerah lainnya di Indonesia.
“Masyarakat saat ini menghendaki kita harus bergerak lebih cepat serta menemukan inovasi dan cara-cara yang efektif dan efisien untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," ujarnya.
Bupati juga mengingatkan, salah satu bagian yang sangat diperlukan dalam pelaksanaan tugas kedinasan adalah disiplin.
"Sebagai pejabat publik, harus menunjukan keteladanan, baik di kantor maupun lingkungan masyarakat dan memiliki kemampuan manajerial yang baik pula," pungkasnya. (DS).
