Ambon (ANTARA) - Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon, Maluku mengimplementasikan kampus bertaraf dunia melalui penerimaan dua mahasiswa berasal dari Prancis untuk menempuh pendidikan Program Studi Rekayasa Instrumentasi dan Automasi, Jurusan Fisika, Fakultas Sains dan Teknologi di kampus tersebut.
Rektor Unpatti Ambon Fredy Leiwakabessy di Ambon, Selasa, mengatakan kehadiran mahasiswa asing ini menjadi kebanggaan sekaligus wujud kepercayaan internasional terhadap kualitas pendidikan di kampus tersebut, khususnya Program Studi Rekayasa Instrumentasi dan Automasi.
Kedua mahasiswa asing, tersebut Alix Teresa Micheline Francoise Fernandez dan Adrien Victor Jacky Vitton Mea berasal dari French Air and Space Force Academy.
Keduanya direncanakan mengikuti kegiatan akademik di Unpatti dalam kurun waktu sekitar lima atau enam bulan. Kehadiran mereka juga sebagai internasionalisasi program studi tersebut.
Menurut dia, kepercayaan tersebut mencerminkan pengakuan dunia internasional terhadap pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi Unpatti, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Dari sisi pengembangan institusi, partisipasi mahasiswa asing ini berkontribusi strategis dalam peningkatan mutu akademik serta penguatan akreditasi program studi, khususnya program studi (Jurusan) Fisika yang saat ini telah meraih akreditasi unggul,” ujarnya.
Ia mengatakan kehadiran mahasiswa internasional juga salah satu indikator penting dalam upaya menuju akreditasi internasional, baik tingkat jurusan maupun program studi. Program Studi Rekayasa Instrumentasi dan Automasi yang baru berjalan satu semester dengan jumlah mahasiswa sembilan orang dinilai memiliki prospek positif.
“Ketertarikan mahasiswa asing terhadap program studi yang relatif baru ini menunjukkan bahwa kurikulum dan arah pengembangan keilmuan yang ditawarkan memiliki daya saing global,” katanya.
Ketua Jurusan Fisika, Fakultas Sains dan Teknologi Unpatti Ambon Ronaldo Talapessy menjelaskan kedua mahasiswa tersebut akan mengikuti kegiatan akademik selama kurang lebih lima bulan di Program Studi Fisika dan Program Studi Rekayasa Instrumentasi dan Automasi.
Ia mengatakan penerimaan mahasiswa asing ini sebagai pertama kali bagi Jurusan Fisika Unpatti, khususnya dengan masa tinggal lebih dari empat bulan. Kesempatan ini dinilai strategis dalam mendukung agenda internasionalisasi jurusan dan program studi, terutama dalam upaya menuju akreditasi internasional jurusan tersebut.
Selain itu, kehadiran mahasiswa asing tersebut memberikan manfaat signifikan bagi Program Studi Rekayasa Instrumentasi dan Automasi yang baru dibuka dan saat ini memasuki angkatan pertama, terutama dalam penguatan mutu akademik dan proses akreditasi tingkat nasional maupun internasional.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Unpatti terima mahasiswa asing, implementasi kampus bertaraf dunia
Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul AzisEditor : Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026