Ambon (ANTARA) -

Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Maluku dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) saling melakukan penjajakan untuk bisa bersinergi dalam memperkuat percepatan modernisasi pertanian di wilayah Maluku.

“Penjajakan kolaborasi ini akan diarahkan untuk menghasilkan inovasi yang aplikatif, meningkatkan produktivitas pertanian, serta memperkuat peran lembaga riset dan penerapan modernisasi pertanian di daerah,” kata Kepala BBRMP Maluku Gunawan di Ambon, Kamis,

Komitmen tersebut disampaikan melalui kunjungan BRIN ke BBRMP Maluku yang menjadi langkah awal penjajakan kolaborasi strategis kedua lembaga. Kunjungan BRIN yang diwakili oleh Peneliti Ahli Madya Pusat Riset Peternakan BRIN Procula R. Matitaputty bersama tim disambut langsung oleh Kepala BBRMP Maluku,Gunawan, didampingi Ketua Tim Kerja Novendra Cahyo Nugroho.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan konstruktif, mencerminkan semangat kebersamaan dalam membangun sektor pertanian yang modern, adaptif, dan berbasis ilmu pengetahuan.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak mendiskusikan potensi sinergi riset dan penerapan teknologi pertanian modern yang sesuai dengan kondisi serta kebutuhan wilayah Maluku.

Gunawan mengatakan sinergi BBRMP dan BRIN ini diharapkan menjadi fondasi kerja sama berkelanjutan yang mampu memberikan kontribusi nyata terhadap percepatan modernisasi pertanian, peningkatan kesejahteraan petani, serta penguatan ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah Kepulauan Maluku.

“Sebagai wilayah kepulauan dengan karakteristik geografis yang beragam, Maluku membutuhkan pendekatan riset dan inovasi pertanian yang spesifik lokasi dan berbasis potensi sumber daya lokal,” ujarnya.

Kolaborasi antara BRIN dan BRMP Maluku juga diharapkan mampu menjawab tantangan tersebut melalui pengembangan teknologi dan model penerapan pertanian modern yang adaptif terhadap kondisi wilayah kepulauan.

Selain penguatan riset, sinergi ini juga diarahkan pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia pertanian, baik aparatur maupun pelaku utama dan pelaku usaha pertanian.

"Melalui transfer pengetahuan dan teknologi, diharapkan inovasi hasil riset dapat diterapkan secara luas dan berkelanjutan di tingkat lapangan," ujarnya.

Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem inovasi pertanian di daerah, mulai dari hulu hingga hilir. Integrasi riset, inovasi, dan penerapan teknologi diharapkan mampu mendorong efisiensi usaha tani, meningkatkan nilai tambah produk pertanian, serta memperluas akses pasar bagi petani.

Ke depan, BBRMP Maluku dan BRIN berkomitmen untuk terus menjalin koordinasi dan komunikasi intensif guna merumuskan langkah-langkah konkret kolaborasi dan sinergi untuk menjadi motor penggerak transformasi pertanian di Maluku menuju pertanian yang maju, mandiri, dan berkelanjutan.



Pewarta: Winda Herman
Editor : Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2026