Kediri (ANTARA) - Manajemen Persik Kediri, Jawa Timur, memperbaiki penjualan tiket saat laga Persik di kandang sendiri menghadapi Bali United dalam lanjutan BRI Super League musim 2025-2026, pada 30 Januari 2026 dengan tiket gelang.
Ketua Panitia Pelaksana Persik Kediri Tri Widodo, Senin, menjelaskan panitia pelaksana terus berbenah agar dapat menyelenggarakan pertandingan dengan tertib dan aman.
"Berdasarkan hasil evaluasi pada dua pertandingan home sebelumnya. Sejumlah kebijakan akan diperbaiki termasuk mengenai sistem penjualan tiket laga home yang akan datang ini dijual melalui daring dan komunitas Persikmania," katanya di Kediri.
Pihaknya juga meningkatkan sistem keamanan tiket. Panpel ke depannya menerapkan penggunaan tiket gelang atau tiket yang dikenakan di lengan penonton.
"Sedangkan untuk penukaran tiket dapat dilakukan pada H-2 pertandingan. Penukaran bisa dilakukan di store Persik Kediri maupun di masing-masing komunitas Persikmania," kata dia.
Ia juga menyebut harga tiket juga mengalami perubahan. Untuk tiket kelas ekonomi dijual seharga Rp60 ribu per tiket, kelas utama seharga Rp80 ribu per tiket dan VIP dijual seharga Rp100 ribu per tiket.
Ia optimistis dengan konsep baru tersebut, penjualan tiket juga lebih tertata, lebih disiplin. Persikmania yang memang diberi amanat untuk penjualan tiket juga akan menjual sesuai dengan tugasnya.
Sementara itu, para pemain Persik Kediri juga terus latihan menjelang laga melawan Bali United, pada 30 Januari 2026. Latihan dilakukan untuk lebih memaksimalkan ketahanan untuk para pemain.
Pada bursa transfer paruh musim ini, Manajemen Persik Kediri memutuskan melepas sejumlah pemain di antaranya dua bek Lucas Gama dan Khurshidbek Mukhtorov.
Persik juga melepas gelandang serang asal Venezuela Williams Lugo. Pemain lain yang berpisah dengan Persik Kediri di paruh musim ini adalah Sylvain Atieda. Penyerang asal Prancis tersebut dipinjam ke klub Championship Persekat Tegal.
Peminjaman itu, kata Syahid dilakukan agar Sylvain bisa mendapatkan lebih banyak menit bermain yang konsisten. Peminjaman itu juga atas rekomendasi dari pelatih dengan harapan bisa memperkaya menit bermain.
Persik Kediri lebih dulu juga memperkuat lini belakang dan tengah dengan mendaratkan Chechu Meneses, Jon Toral dan Adrian Luna.
Manajer Persik Kediri Syahid Nur Ichsan mengatakan fokus utama Persik Kediri saat ini tengah mencari sosok penyerang asing anyar yang haus gol sebab lini depan mereka tengah menjadi perhatian serius tim pelatih dan manajemen.
"Fokus di lini tengah saja tidak akan cukup, namun di lini depan juga harus tajam," kata Syahid.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Panpel Persik gunakan tiket gelang di laga kandang
Pewarta: Asmaul ChusnaUploader : Moh Ponting
COPYRIGHT © ANTARA 2026